Jalan Kemang Langganan Banjir

Kemang – bogoronline.com – Jalan Raya Kemang – Parung, ketika musim hujan berubah menjadi sungai kecil, akibatnya para pengendara khususnya roda dua harus ekstra hati-hati, saat melintasi, jika tak ingin celaka.

Dari hasil pantauan Jurnal Bogor, air hujan yang menggenangi badan jalan itu, disebabkan kondisi drainase yang buruk. “Genangan air setinggi mata kaki, ketika hujan turun sudah menjadi pemandangan biasa, tapi entah kenapa, meski sudah dilaporkan ke instansi terkait, sampai sekarang belum ada tindakan untuk memperbaikinya,” ujar Narman, pengendara sepeda motor, warga Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Selasa (21/06).

Ahmad, tukang rokok yang mangkal didekat SPBU  mengatakan, banjir di jalan tersebut sering terjadi walaupun tak ada hujan.”Banjir sering tiba – tiba, air meluap kebadan jalan, lantaran dranase tidak sesuai dengan ruas jalan. Ini juga yang menyebabkan aspal dibahu jalan sering mengelupas dan berlubang,” ujarnya.

Ahyar (32) pemotor asal Parung meminta agar pemerintah segera bertindak.”Saya pernah alami kecelakaan runggal akibat jalan tertutup air sehingga motor yang saya kendarai terjerembab kedalam lubang,” ungkapnya.

Jalan Raya Kemang – Parung berdasarkan data yang dihimpun Jurnal Bogor, kewenangan untuk memperbaikinya bukan berada ditangan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, tapi di Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, karena statusnya sebagai jalan nasional. (Iwan/zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.