PD Konsisten Memilih Jalur Diluar Pemerintahan

Cikeas – bogoronline.com – Banyaknya parpol yang masuk sebagai pendukung Pemerintahan Presiden Jokowi, tak membuat Partai berlambang bintang mercy berubah haluan, tapi sebaliknya tetap konsisten memilih jalur di luar pemerintahan.

“Demokrat mendoakan, semoga Presiden Jokowi dan pemerintahannya sukses mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi sekarang ini,” kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, saat menyampaikan Refleksi Ramadhan Partai Demokrat diacara buka puasa bersama di kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Kecamatan Gunung Puteri, beberapa waktu lalu.

Demokrat kata SBY mengapreasiasi, sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap berhasil, diantaranya soal keamanan dalam negeri dan publik terjaga dengan baik serta stabilitas politik tingkat nasional yang kondusif.

“Meskipun keadaan ekonomi nasional belum menggembirakan, namun survei terbaru menunjukkan angka pengangguran berkurang. Apalagi, saat ini Presiden Jokowi tidak lagi mengobral janji-janji baru terutama yang membawa konsekuensi pada keuangan negara dan APBN,” ujarnya.

Pada kesempatan itu SBY menyampaikan tujuh koreksi terhadap pemerintahan Presiden Jokowi, diantaranya soal situasi perekonomian.  Partai Demokrat melihat ada persoalan besar dalam APBN 2016.”Jika tidak  segera diatasi, kita sangat bisa mengalami gagal fiskal,” ungkap SBY.

Mengenai kondisi sosial-ekonomi rakyat, terutama kalangan bawah, atas lemahnya perekonomian saat ini, kata SBY dalam keadaan ekstrem, bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat diperlukan. “Meskipun dulu dikritik, kenyataannya kebijakan bantuan langsung tunai itu sangat membantu rakyat tak mampu dalam keadaan susah,” ujarnya.

Soal keadilan dan penegakan hukum,  Partai Demokrat kata SBY  melihat ketegasan, keadilan, tindakan tidak tebang pilih dan transparansi nampak menurun. Padahal para penegak hukum memiliki kedaulatan yang penuh.

Mengenai kedaulatan partai politik dan isu intervensi pemerintah, SBY  mengatakan dalam kehidupan demokrasi yang sehat, partai politik memiliki kedaulatan dan kebebasan menjalankan misi politiknya. Setiap campur tangan terhadap internal dari siapa pun, akan menciderai demokrasi serta tatanan politik yang berkeadaban (civilized).

Berkaitan dengan posisi TNI dan Polri dalam kehidupan nasional, masih kata SBY  sejak tahun 1998, TNI dan Polri melaksanakan reformasi serta  transformasi menuju ke peran dan fungsinya sebagai kekuatan pertahanan.  “Partai Demokrat mengingatkan agar  TNI dan Polri menjaga semangat reformasinya, tidak tergoda atau mau ditarik ke wilayah politik praktis atau kekuasaan,” tegas SBY.

Terkait dengan isu gerakan komunisme di Indonesia dan potensi terjadinya konflik horizontal. Partai meminta pemerintah harus jelas, jangan menimbulkan kebingungan, spekulasi. dan bahkan persepsi yang keliru.

Soal kebebasan pers, SBY menilai, peran pers dan media massa merupakan  pilar demokrasi dan memiliki peran penting dalam melakukan kontrol terhadap kekuasaan. “Pers juga harus membuka diri sacara adil, tak berpihak serta berimbang memberitakan dan meliput suara serta pandangan masyarakat,” pungkas SBY. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.