Duit PBB Warga Diduga Ditilep

Cigombong – bogoronline.com – Warga Kabupaten Bogor yang menjadi wajib pajak tampaknya kudu berhati-hati, ketika hendak membayar PBB yang menjadi kewajibannya, pasalnya di Desa Wates, Kecamatan Cigombong, ada seorang warga bernama Adang Hasan, terpaksa harus membayar lagi PBB nya hingga tiga tahun, karena uang yang dia titipkan kepada kolektor desa tak disetorkan alias ditilep.

“Saya baru tahu, kalau PBB tiga tahun berturut-turut belum dibayar, ketika hendak membayar PBB tahun 2016 ini di layanan pajak keliling Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).Dari keterangan petugas, PBB punya saya belum dibayar mulai tahun 2009  sampai 2011,” ungkap Adang, Kamis (28/07).

Adang mengatakan, sebelumnya melakukan pembayaran, petugas penagih pajak dari UPT Dispenda wilayah V sudah dua kali mengirimkan surat teguran. “Kata petugas itu, saya belum bayar PBB untuk tahun 2009,2010 dan 2013,padahal setiap tahun, saya tak pernah telat membayar pajak,” ujarnya.

Atas kejadian itu, Adang berencana menuntut sang kolektor, bila hingga batas waktu yang ditentukan tak ada itikad baik untuk menyelesaikannya.

Kepala UPT Dispenda wilayah V Sugiharto menjelaskan, kalau WP sudah membayar kewajibannya pasti ada tanda lunas dari bank yang ditunjuk Dispenda menerima setoran PBB. “Kami sarankan, WP membayar PBB ke bank saja, karena akan menerima tanda bukti yang kuat berupa surat tanda lunas,” tandasnya. (Denny/zah)

Comments


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published.