Cibinong – bogoronline.com – Kecamatan Cibinong, yang menjadi pusat ekonomi Kabupaten Bogor sudah lama menjadi incaran kaum urban yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka datang ke wilayah pimpinan Camat Bambang Widodo Tawekal (BWT) untuk mengadu nasib dengan harapan mendapatkan pekerjaan di pabrik-pabrik atau pertokoan.
Akibat kondisi tersebut, hampir setiap tahun jumlah penduduk di Cibinong bertambah signifikan. “Yang namanya pusat ekonomi pasti menjadi incaran kaum pendatang dari berbagai daerah. Kami pun mempersilahkan mereka datang, namun dengan catatan harus memiliki keahlian, agar nantinya tak menimbulkan masalah,” kata Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Cibinong Suradi Supriyadi, kepada wartawan Senin (17/07).
Suradi menegaskan, untuk menekan tingginya jumlah kaum urban yang tak memiliki keahlian atau sanak saudara di Kecamatan Cibinong, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menggelar operasi yustisi (kependudukan –red). “Operasi ini serentak digelar di enam kelurahan dengan sasaran utama kelurahan yang banyak terdapat perusahaan, diantaranya Pabuaran, Ciriung dan Ciri Mekar,” ujarnya.
Operasi yustisi yang akan melibatkan Koramil dan Kepolisian Sektor Cibinong ini kata Suradi, sekaligus untuk mencegah para pelaku kriminal menjalankan aksinya. “Target dari operasi yustisi ini adalah rumah-rumah kontrakan dan kos-kosan, sebab ada kalanya para penghuninya tak pernah melaporkan kedatangannya kepada RT dan RW setempat,” tegasnya.
Lurah Ciri Mekar Budi Rivai membenarkan, kelurahan yang dipimpinnya menjadi target operasi yustisi tim gabungan dari kecamatan. “Sasaran dari operasi yustisi ini yakni Kampung Kayu Manis RW 03, karena di kampung tersebut banyak kontrakan dan rumah kos-kosan,” ujarnya.
Operasi yustisi ini kata Budi, sifatnya untuk mengetahui jumlah pendatang baru yang akan tinggal dan berusaha atau mencari rezeki di Kecamatan Cibinong. “Pendatang baru yang terjaring razia atau operasi yustisi ini dan tak memiliki kejelasan identitas akan didata sebagai pegangan kecamatan,” pungkasnya. (zah)





