Duit Pemkab Bogor Kurang Rp 228 Miliar

Headline656 views

CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan ekspose Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan 2016, Jumat (12/8) lalu. Masih ada defisit Rp 228 miliar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD akan mencari solusinya dalam pembahasan yang rencananya selesai pada pekan kedua Agustus ini.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar rasionalisasi di beberapa sektor akan dilakukan untuk menyeimbangkan neraca keuangan untuk enam bulan ke depan. Terutama pada pekerjaan-pekerjaan yang dari sisi waktu tidak memungkinkan.

“Kalau usulan yang masuk tapi waktu pengerjaannya tidak memungkinkan, maka ditahan dulu. Makanya nanti ini akan dicari bersama-sama dalan pembahasan selambat-lambatnya pekan kedua Agustus,” kata Adang saat dihubungi BogorOnline.con, Minggu (14/8/2016).

Sementara Wakil Ketua DPRD, Ade Munawaroh Yanwar menjelaskan, tidak banyak perubahan pada tahun ini jika acuannya pada draf perubahan tahun lalu.

Menurutnya, perubahan ada di sektor pendapatan naik 4,29 persen dari Rp 5,7 triliun menjadi Rp 6,04 triliun.

 

“Kalau PAD naik 3,21 persen atau Rp 2,07 triliun dan pembiayaan turun 2,87 persen atau Rp 1,18 triliun. Nah ini harus dibelanjakan sesuai program dan lebih maksimal,” tukas politisi PPP itu. (Cex)

 

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *