Arraya Residence Kalang Kabut Didatangi Komisi I

BogorOnline.com, TAJURHALANG- Pegawai Perumahan Arraya Residence dibuat sibuk, setelah Komisi I DPRD Kabupaten Bogor datang meninjau lokasi perumahan yang informasinya belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kedatangan kami ke sini (perumahan Arya Residence-red), karena menerima laporan dari warga, perumahan ini dibangun tanpa dilengkapi IMB,” kata Ketua Komisi I Kukuh Sri Widodo, yang menjadi pimpinan sidak.

Menurut Kukuh, IMB syarat mutlak yang harus dipenuhi setiap pengembang. “Makanya, kami merekomendasikan kepada instansi terkait di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor, untuk menyegelnya,” tegasnya.

Pembangunan perumahan di Araya Residence, berlangsung sejak tiga bulan lalu, namun ironisnya perumahan yang berlokasi di Jalan Raya Arco – Parung, Desa Citayam, Kecamatan Tajurhalang ini baru diketahui beberapa hari lalu.

“Nah, yang menjadi pertanyaan kami, kok aparat setempat diam saja, seharusnya ketika perumahan yang dibangun, tanpa dilengkapi izin, aparat setempat sudah bertindak,” ujarnya politisi Partai Gerindra ini.

Kukuh menduga, selain Araya Resindence, masih banyak perumahan serupa yang dibangun tanpa dilengkapi izin. “Pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD mendukung semua investor yang akan menanamkan modalnya di sini. Namun, ingat mereka harus mengurus perizinan terlebih dahulu sebelum membangun, karena ini sudah menjadi aturan yang wajib dipatuhi,” jelasnya.

Selain bangunan rumah,  masalah pengambilan air tanah yang dilakukan pengembang Araya Resindence, ternyata tak mengantongi izin. “Pengambilan air tanah ada aturannya, tak boleh sembarangan, perlu ada izin khusus yang harus diurus pengembang ke Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP),” kata Cucu, petugas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang ikut mendampingi sidak Komisi I. (Zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.