Hamili Mahasiswi, Anak Oknum ASN Babakan Madang Terancam Dipidanakan

Cibinong-bogorOnline.com-Meski sudah lolos dalam gugatan perdata, anak seorang oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN) di Kecamatan Babakan Madang yang telah menghamili AL (18), masih terancam dijerat hukum pidana.

Kuasa AL, Khotman Idris mengatakan, ada dua tuntutan yang dilakukan korban untuk pelaku yang telah menghamilinya ini, yakni secara perdata dan pidana.

“Memang anak oknum ASN berinisial DS ini sudah ingin menikahi korban itu unsur perdatanya. Tapi korban juga masih akan mempermasalahkan ini ke ranah pidana,” ujar Khotman kepada BogorOnline.com.

Ia menambahkan, karena pelaku masih berkategori di bawah umur, maka sebelum melangsungkan resepsi pernikahan harus terlebih dahulu menjalankan persidangan di Pengadilan Agama (PA) Cibinong.

“Sesuai dengan UU nomor 1 tahun 1974, berdasarkan hasil pemeriksaan KUA Babakan Madang bahwa lelaki ini masih berusia 18 tahun 9 bulan. Maka dari itu, harus lah dulu dilakukan persidangan di PA Cibinong, sebelum melangsungkan pernikahan secara sah di mata hukum,” tambahnya.

Menurut Khotman, adapun ranah pidana diduga dilakukan oleh pelaku yakni pencemaran nama baik, pelecehan, perbuatan tidak menyenangkan, bahkan upaya pembunuhan bayi dalam janin.

Karena masih berstatus mahasiswi di salah satu perguruan swasta di Jakarta Selatan, keluarga besar korban terutama Pakdenya merasa masa depan ponakannya tersebut sudah terampas akibat prilaku bejad pelaku.

“Bukan hanya itu, pelaku sempat membujuk korban untuk melakukan aborsi. Dan buktinya ada, ini jelas ada dugaan pelanggaran pidana,” jelasnya.

Ia memaparkan, langkah upaya hukum tersebut akan dilakukan pihak korban setelah usai pernikahan kedua berlangsung nanti.

“Ada pernyataan dan perjanjian, bahwa usia 41 hari, korban akan diceraikan. Maka dari itu saya, akan mengawal korban hingga permasalahan ini tuntas baik secara perdata maupun pidana,” tukasnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.