Loket Parkir di Stadion Pakansari Mendadak Lenyap

Cibinong-bogorOnline.com-Setelah santer menjadi sorotan sejumlah media masa atas keluhan masyarakat yang merasa tarif parkir di Stadion Pakansari terlalu mahal, kini loket karcis parkir mendadak hilang.

Sebelumnya, hampir disejumlah media lokal Bogor dan masyarakat pengguna sosial media menyoroti tarif parkir yang “selangit” karena tidak wajar pada umumnya tarif parkir.

Seperti diketahui, tarif parkir yang diterapkan secara flat oleh Maleo Parking selaku pihak ketiga pengelola parkir, menerapkan tarif sebesar Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas pada Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor Akhmad Wahyu Hidayat, semestinya uji coba penerapan parkir yang dilakukan oleh Dispora melibatkan DLLAJ.

“Itu merupakan parkir uji coba yang dilakukan Dispora dengan menggandeng pihak ke tiga, kami sangat menyayangkan hal ini karena tidak melibatkan DLLAJ, sehingga tidak dapat melakukan uji petik terlebih dahulu,” kata Akhmad.

Menurut Akhmad, pengelolaan parkir tersebut hanya salah dalam prosedur saja. “Kalau pungutannya sah-sah saja. Karena Dispora melakukan MoU dengan pihak ketiga, maka yang menjadi acuannya adalah Perda Nomor 27 tahun 2011 dimana pajak parkir sebesar 25 persen disetorkan ke Kas Daerah melalui Dispenda,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, jika pengelola parkir memasang tarif Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat dan Rp 5 ribu untuk kendaraan roda dua, merupakan hal yang sangat tidak wajar. “Mungkin perhitungannya kan ramainya di moment tertentu, kalau hari biasa sepi. Tapi dalam ketentuannya, tarif untuk kendaraan roda dua Rp 2 ribu, dan Rp 2.500 untuk roda empat untuk satu jam pertama,” tukasnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.