Masih Banyak Jalan ‘Kubangan Kerbau’

BogorOnline.com, KEMANG- Target Dinas Bina Marga dan Pengairan, mewujudkan infrastruktur mantap di Bumi Tegar Beriman, pada tahun 2018 mendatang, seperti sulit direalisasikan, pasalnya hampir sampai sekarang masih banyak, ruas jalan yang kondisinya tidak layak dilintasi, salah satunya ruas Jalan Tegal – Kemang, di Kecamatan Kemang.

“Katanya APBD Kabupaten Bogor besar dan masuk lima besar di Jawa Barat, namun kenapa di sejumlah desa, termasuk Tegal masih ada jalan yang kondisinya mirip kubangan kerbau,” kata Nindih, warga Kampung Nagrog RT 09/03, Desa Tegal, Kecamatan Kemang.

Akibat lubang-lubang menganga ditengah badan jalan kata Nindih, sejumlah pengendara sepeda motor yang terjatuh, setelah ban bagian depannya terjerembang masuk lubang. “Nah, apakah harus menunggu korban berjatuhan, baru jalan ini diperbaiki,” ungkapnya.

Rizal, warga lainnya mengungkapkan jalan yang ada di desanya ini, tiga tahun lalu diperbaiki, tapi setelah tak ada lagi, alhasil jalan pun menjadi rusak. Padahal jalan ini menjadi urat nadi penggerak roda ekonomi tak hanya bagi warga Desa Tegal saja, tapi warga Kecamatan Kemang.

Dedi, pegawai Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPT – JJ) wilayah Parung menjelaskan, Jalan Desa Tegal, perbaikan atau pemeliharaannya tak lagi di Dinas Bina Marga dan Pengairan, tapi diserahkan kepemerintah desa setempat.

“Dulu  perbaikan tanggung jawab UPT, namun karena statusnya sebagai jalan desa, berdasarkan undang-undang jalan desa perbaikannya tak lagi menggunakan dana APBD, tapi bantuan dari pemerintah pusat melalui anggaran dana desa,” jelasnya.

Dedi meminta kepada warga, menanyakan masalah perbaikan  Jalan Desa Tegal, kepemerintah desa setempat. “Kalau ingin jalan itu diperbaiki, silakan ajukan kepemerintah desa,  karena anggaran DD yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal,  salah satunya digunakan untuk perbaikan atau pemeliharaan jalan desa,” tutupnya. (Zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.