Ogah Jadi “Kambing Hitam” Agus Ridha Tuding Tata Bangunan Tidak Jalankan Aturan

Cibinong-bogorOnline.com- Tidak mau disalahkan atas kinerja Satpol PP yang dinilai ‘melempem’, Kabid Pembinaan dan Pemeriksaan (Bina Riksa) Agus Ridha malah menuding dinas teknis yakni Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) yang dianggapnya tidak menjalankan aturan atas pelanggaran yang dilakukan oleh pengembang perumahan Green Citayam City.

Menurutnya, tiga kali penyegelan penghentian kegiatan oleh Satpol PP terhadap pembangunan perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, merupakan langkah yang tepat sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2015 tentang ketertiban umum.

Untuk dapat melanjutkan penindakan atas pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Tjitajam selaku pengembang perumahan tersebut, pihaknya masih menunggu bola dari DTBP Kabupaten Bogor, untuk sampai ke tahap pembongkaran.

“Semenjak tahun 2015 hingga sekarang ini kami sudah melakukan tindakan penyegelan penghentian kegiatan sebanyak tiga kali. Kami tidak akan bisa melakukan tindakan ke arah pembongkaran kalau belum ada pelimpahan dari Dinas Tata Bangunan,” ujar Agus Ridha, Kamis (17/11).

Ia menerangkan, langkah-langkah menuju pembongkaran tersebut sudah jelas tercantum dalam pasal 27 di Perda nomor 4 tahun 2015 tentang ketertiban umum (tibum).

“Dalam Perda Tibum itu menyebutkan penyegelan bongkar baru dapat dilakukan setelah langkah-langkah dari dinas teknis sudah terlampaui. Kami masih nunggu langkah dinas teknis tersebut,” terangnya.

Ia mengungkapkan, persoalan pelanggaran perda yang terjadi di perumahan tersebut sudah sampai dirapatkan di tingkat pimpinan pemerintah daerah. Rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi teknis terkait seperti DTBP dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP).

“Dalam rapat di Setda itu sudah ditekankan agar DTBP untuk segera melayangkan Surat Peneguran (SP) hingga 3 kali, baru setelah itu dilimpahkan ke kami untuk sampai pada tahapan pembongkaran ratusan bangunan yang belum memiliki IMB di perumahan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, ketika coba dikonfirmasi ke DTBP Kabupaten Bogor, Kadis DTBP Lita Ismu sedang berada diluar kota. Dan ketika hendak mengkonfirmasi Kepala Bidang (Kabdi) Perumahan, Susi, tidak dapat ditemui. “Ibu kadis lagi tugas luar kota, sementara Ibu Susi lagi rapat dari tadi jam 10,” ujar seorang pria penerima tamu di kantor DTBP Kabupaten Bogor. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.