Satpol PP Kota Bogor, Jadi Barometer Studi Banding

Kota Bogor – bogorOnline.com

Berbagai keberhasilan dalam penegakan aturan perda maupun merealisasikan program program di bidang penegakan perda, Satpol PP Kota Bogor menjadi obyek studi banding atau sharing dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 27 orang rombongan Polisi Pamong Praja dari Provinsi Sulawesi Selatan mendatangi Mako Satpol PP Kota Bogor di Jalan Pajajaran, Kamis (10/11/16).

Kedatangan Pol PP dari Provinsi Sulawesi Selatan itu untuk melakukan studi banding dan sharing ke Satpol PP Kota Bogor dalam melaksanakan berbagai program penegakan aturan Perda. Kepala Satpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, Satpol PP Kota Bogor mendapatkan kehormatan menjadi lokasi kunjungan studi banding dari Pol PP Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita sudah melakukan sharing terkait berbagai kegiatan yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor. yang paling menarik adalah soal penegakan aturan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kota Bogor sudah lama menegakan Perda KTR, sedangkan di Sulsel baru satu tahun Perda KTR nya, jadi mereka banyak belajar dari kita,” jelasnya.

Sementara, Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Suhaeb, kedatangan ke Satpol PP Kota Bogor untuk saling sharing sekaligus studi banding mengenai penegakan perda. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri, tentunya praktek prakter terbaik yang ada di Kota Bogor maupun Provinsi Sulsel akan dipelajari, dan mungkin bisa diterapkan atau di adopsi.

“Kita mempelajari berbagai penegakan perda, seperti penegakan perda menyangkut PKL, tata ruang, Perda KTR, termasuk masalah lingkungan dan lainnya. Kita juga mengapresiasi penerapan Perda KTR di Kota Bogor yang sudah berjalan baik, bahkan ada kendaraan khusus untuk sidang tindak pidana ringan (Tipiring) Perda KTR. Nanti kami akan mengadopsi penegakan perda KTR tersebut,” ucapnya.

Iqbal pun menuturkan, ada keunikan di Kota Bogor ini yaitu, kalau di Sulsel setiap hari weekend selalu sepi, sedangkan di Kota Bogor kalau weekend selalu ramai karena banyak lokasi wisata dan kuliner. Disinilah penegakan perda yang diterapkan berbeda di masing masing daerah.

“Kunjungan studi banding ini diantaranya ke Kota Bogor dan Kabupaten Bandung Barat. Jadi penegakan perda di Kota Bogor yang sudah berjalan baik akan kita pelajari supaya bisa diterapkan di Sulsel,” pungkasnya.(bunai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.