Majelis Dzikir Solawat Nurul Qolbi Citeureup Jadi Tempat Sandar Anak Jalanan Untuk Tuntut Ilmu

Citeureup – bogoronline.com – Kadang Kita menganggap miring pada Anak- anak Fank yang hidup urakan dijalan dengan bergerombol dengan dan dandanan memiliki ciri sendiri, mereka mencari uang untuk makan dengan mengamen dengan menyisir jalanan. Apalah kita pernah membayangkan mereka memiliki hati bersih, Niat suci ingin kembali pada Kehidupan yang lurus dan mendekatkan diri kepada sang kholik, juga belajar ilmu agama dan mendalami Alquran, agar secara perlahan dapat merubah kehidupnya.

 

Seperti Anak – anak Fank yang di temui bogoronline.com, di Majelis Dzikir Solawat Nurul Qolbi yang berada di kampung Karang Asem RT 04/05 Desa Karang Asem Timur Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Disana, mereka menuntut ilmu dan mendalami ilmi Agama Islam untuk bekal hidupnya.

 

Sedikitnya ada 20 anak jalanan dan anak Fank yang sengaja datang ke Majelis Dzikir Solawat Nurul Qolbi tersebut untuk menuntut ilmu agama, mereka datang setiap hari secara berkelompok dari dua tempat berbeda Citeureup dan Cibinong Kabupaten Bogor, demi untuk kembali hidup di jalan yang lurus, mereka sempatkan diri setelah mencari nafkah dijalan untuk dapat bimbingan agama di bawah ajaran, Ustad Muhammad Abdul Haqqi, yang cukup ternama di kecamatan Citeureup ini.

 

” kami anak anak punk dari Citeureup dan Cibinong yang ingin hidup dijalan yang lurus, tapi  karena hidup kami dijalan dan seperti ini selama ini tidak ada yang peduli untuk mengajarkan kami ilmu agama, bahkan malah kadang dianggap miring” kata Sleng (25) salah seorang Anak Funk.

 

Sleng, menjelaskan semenjak ketemu Ustad Muhammad Abdul Haqqi, membangkitkan semangat hidup mereka tumbuh untuk belajar ilmu agama yang sejak turun kejalan ditinggalkanya.

 

“Semenjak kami bertemu Ustad semangat untuk hidup dijalan yang benar tumbuh kembali, siraman rohani pak Ustad, Nasehat dan pelajaran agamanya membuat hati sejuk dan seakan merasakan hidup yang baru, yang terasa terang bagai mendapat cahaya di kegelapan” pungkasnya.

 

Sementara itu Teh Ica pangilan akrab Istri dari Ustad Muhammad Abdul Haqqi, pengasuh Majlis Dzikir Solawat Nurul Qolbi ia mengatakan pada bogoronline.com  bersyukur majlis pimpinan suaminya banyak menjadi sandaran masyarakat untuk menuntut ilmu, dan ia ingin membangun majlisnya lebih luas agar bisa menampung jamaah lebih banyak bahkan dapat di jadikan rumah singgah dan pendidikan ahlak bagi anak jalanan.

 

” banyaknya minat warga baik warga sekitar maupun pendatang yang datang mengaji dan belajar ilmu agama pada majlis taklim yang dipimpin suami saya, kami keluarga ingin memperluas ruangan dan bangunanan majlis, namun hal ini terbentur dana” katanya.

 

Ia sangat berkeinginan membangun rumah singgah untuk anak jalanan yang kini banyak berdatangan terutama anak fank dan pengamen yang ingin merubah kehidupanya di jalan yang benar, namun hal ini kebentur biaya untuk menampung mereka.

 

” Kami mengetuk pintu hati para dermawan dan donatur untuk bersama sama dengan kami dalam membangun Majlis ini agar dapat menampung jamaah majlis lebih banyak, dan juga dapat menampung anak jalanan dan mengembalikan mereka ke jalan yang benar, juga berharap adanya bantuan pemerintah kabupaten Bogor” harapnya. (Edd)