Kemenko Polhukam dan Pemkab Bogor Bakal Berangus Imigran Puncak

CIBINONG- Asisten Deputi III Bidang Kejahatan Internasional dan Kejahatan Luar Biasa Kemenko Polhukam, Brigjen Pol Chairul Anwar bersama Bupati Bogor, Nurhayanti membicarakan soal imigran Puncak di Pendopo Bupati, Cibinong, Kamis (12/1). Mengembalikan Puncak menjadi kawasan wisata jadi misi menghapuskan pencari suaka dan pengungsi dari Bogor.

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan pendataan jumlah imigran Puncak, lalu melakukan sosialiasi agar warga sekitar tidak menyewakan rumah atau tempat tinggal bagia warga asing di Puncak. Apalagi untuk melakukan usaha.

“Dari data yang disampaikan Pemkab Bogor, ada 1.666 imigran di Puncak. Paling banyak ada di Kecamatan Cisarua 1.337 yang didominasi warga negara Afganistan,” kata Chairul Anwar.

Setelah didata, kata dia, baru bisa diketahui jenis pelanggaran apa yang dilakukan para imigran dan apa langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Apakah dipulangkan secara sukarela atau dideportasi. Nanti bisa keliahatan pelanggarannya atau sudah case close dan harus di dideportasi,” tandasnya.

Sementara Bupati Bogor, Nurhayanti mengungkapkan imigran tidak boleh melakukan aktivitas usaha. “Tapi kan mereka justru melakukan usaha,” kata Nurhayanti.

“Tapi untuk memecahkan masalah ini, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan. Tapi kami akan membantu mendata dan coba menyiapkan tempat relokasi. Intinya mengembalikan Puncak menjadi kawasan wisata,” tukas Yanti. (cex)

Comments