Parungpanjang Dikepung Banjir, Puluhan Rumah Warga Terendam

 

PARUNGPANJANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Parungpanjang beberapa hari terakhir, membuat puluhan rumah warga di Jalan Beringin RT 4 RW 6 Komplek Perumnas 1 Parungpanjang, Desa Cibunar, terkena banjir. Dari keterangan warga, banjir setinggi 40 centi meter atau sebatas lutut orang dewasa ini, diakibatkan meluapnya air di aliran sungai Cibunar. “Kali Cibunar ini kan muara aliran sungai dari banyak kali kecil. Ditambah lagi tumpahan air dari beberapa saluran air milik perumahan-perumahan yang baru dibangun,” ujar Deni Ketua RT 4 RW 6 Perum 1 Parungpanjang Desa Cibunar, kepada Bogoronline.com, Selasa (21/2/2017).

Masih kata Deni, meluapnya air kali Cibunar sehingga menyebabkan banjir juga pernah terjadi sekitar tiga tahun lalu. Namun banjir saat ini, cukup parah sehingga merendam hampir 15 rumah warga. Para korban banjir telah mengungsi ke beberapa lokasi yang dianggap aman. Bahkan sekitar 50 keluarga lainnya juga bersiap mengungsi karena khawatir terkena banjir. “Setiap hujan deras turun, warga khawatir bahaya banjir. Kami mohon pemerintah bisa segera mengeruk kali dan memperbaiki saluran-saluran air di wilayah ini.” paparnya.

senada, Sulaeman (28) warga parungpanjang lembur mengatakan, sekitar pukul 3 wib dinihari sungai palem turut meluap, air yang berasal dari sungai memasuki pemukiman rumah warga sekitar. ketinggian air mencapai 40 centi meter atau sebatis lutut orang dewasa, di kampung parungpanjang lembur Desa Cibunar, tuturnya.

Lhemen sapaan. mengaku, saya bersama kluarga menggungsi kerumah sodara yang tida terkena banjir, saya memungsi untuk sementara menunggu air surut dulu, imbuhnya.

Sementara Kades Cibunar Endin mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, guna membantu korban banjir. Terkait penyebab meluapnya kali Cibunar, Endin menjelaskan, hal itu karena dasar kali sudah mulai dangkal. “Kali Cibunar ini terakhir diperbaiki, sekitar tahun 2000. Sepanjang aliran sungai ini sudah harus dilakukan pengerukan,” ujarnya. Dirinya berharap, Dinas Pengairan Kabupaten Bogor atau Provinsi Jawa Barat bisa segera memperbaiki dan membangun tembok dinding di setiap sisi kali Cibunar. “Termasuk memperbaiki pintu-pintu air. Karena melihat debit air saat hujan deras, kayaknya pintu air harus segera diperluas, diperbaiki dan dibangun kembali.”pungkasnya,(mul).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.