Piutang PBB Kabupaten Bogor Tembus Rp 1,2 Triliun

CIBINONG- Piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kabupaten Bogor terus membengkak. Perhitungan hingga akhir 2016, piutang naik dari sebelumnya Rp 1,1 triliun menjadi Rp 1,2 triliun.

Kepala Bidang PBB Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) pada Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, Lestia Irmawati menjelaskan, piutang PBB membengkak karena usai dilakukan indentifikasi, ternyata terdapat dobel anslah.

“Kan, jika ternyata terdapat double anslah, maka harus dikoreksi agar bisa ditarik pajaknya. Sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Jika dobel anslah, mana yang bisa ditarik,” kata Irma kepada BogorOnline.com, Selasa (21/2).

Identifikasi baru dilakukan sejak 2016 dan telah mendata 1 juta Wajib Pajak (WP) dan masuk pembayaran PBB Rp 54 miliar plus denda.

“Untuk menagih, kami kirim surat teguran. Saat ini, kami sudah kirimkan 16 ribu surat teguran kepada WP. Kalau ada balasan berarti masih jelas kan WP. Itu harapannya,” kata Irma.

Jumlah piutang Rp 1,2 triliun berasal dari 12 juta SPPT. “Sebenarnya, WP di Kabupaten Bogor hanya 1.756 kami kesulitan untuk menagih lantaran bidang yang dimiliki berpindah tangan,” lanjut Irma.

Ia mengakui, hal yang pal­ing sulit dalam penagihan un­tuk mencari alamat WP. “Saya akui memang, banyak yang punya bidang di Kabupaten Bogor ini orang-orang luar. Dari Jakarta, misalnya. Jadi Kami kesulitan dalam mencari alamatnya,” tukas Irma. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.