Sekolah di Bogor Preteli Spanduk Rokok

BOJONGGEDE- Puluhan siswa SMPN 1 Bojonggede, Kabupaten Bogor menggelar aksi copot spanduk rokok di warung-warung sekitar sekolah tersebut.

Masih berseragam lengkap putih biru, para siswa mendatangi setiap warung didampingi guru dan mencabut spanduk iklan rokok yang terpampang.

Spanduk rokok pun diganti dengan spanduk yang merek bawa sendiri bertuliskan ‘Warung Ini Tidak Menjual Rokok Kepada Anak’

Ketua Osis SMP Negeri 1 Bojonggede, Gaizka mengatakan, saat ini sudah banyak teman sebayanya terpengaruh setelah melihat iklan rokok dan orang yang merokok.

“Soalnya merokok itu banyak dampak negatifnya, apalagi untuk pelajar,” kata Gaizka.

Sementara itu, Media Officer Yayasan Lentera Anak, Fara Devana menjelaskan, adanya iklan rokok menjadi pintu masuk bagi anak-anak yang tadinya tidak merokok menjadi penghisap rokok.

“Kami sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke sekolah dan juga pedagang di lingkungan sekolah,” ujarnya, Senin (13/2).

Lebih lanjut, kata dia, saat ini ada 90 sekolah se-Indonesia dibawah binaan Yayasan Lentera anak untuk mengkampanyekan ‘Tolak Jadi Target’ industri rokok.

“Di Kabupaten Bogor ada sepuluh sekolah yang sedang kami gencarkan untuk kampanye tolak jadi target dan ini sekolah yang pertama mencopot iklan rokok, nanti kami lanjutkan bersosialisasi ke sekolah lain,” tukasnya. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0