Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Bogor Mengkhawatirkan

Cibinong-bogorOnline.com-Kemiskinan merupakan masalah serius yang banyak dihadapi oleh berbagai daerah di tanah air. Banyaknya masalah yang dihadapi saat ini baik di bidang sosial, ekonomi, budaya, politik dan keamanan berakar pada kemiskinan.

Kabupaten Bogor, saat ini dapat dikatakan tingkat kemiskinan mengkhawatirkan, pasalnya untuk tahun 2016 tingkat kemiskinan tercatat mengalami kenaikan hanya 0,04 persen.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor, Nining Yuningsih, usai menggelar refleksi satu tahun berdirinya IPSM Kabupaten Bogor sekaligus peresmian bantuan satu unit mobil Ambulance di Sekretariat IPSM jalan raya KSR Dadi Kusmayadi gang PMI Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Jum’at (17/02/2017).

“Yang paling menonjol kemiskinan, sangat tinggi, tahun 2016 itu Pemerintah Daerah hanya bisa menaikan 0,04 persen, ini sangat miris sekali, sedangkan sebenarnya, organisasi-organisasi yang dibentuk pemerintah daerah ini sudah banyak, harusnya bisa bergandengan tangan, dan ini saya yakin bisa terselesaikan,” katanya.

Selain itu, Nining juga menjelaskan, bersama kelompok masayarakat IPSM akan mendorong Pemkab Bogor untuk bisa bersinergitas dengan organisasi maupun OPD lain yang ada di Kabupaten Bogor, “Kita ingin mendorong pemerintah daerah untuk bisa bersinergis, dengan segala organisasi maupun OPD, sekarang ini terlihat hanya berjalan sendiri-sendiri, mudah mudahan di tahun 2017 ini kita bisa bersinergi dengan satu tujuan, untuk Kabupaten Bogor,”ujarnya.

Nining menambahkan, banyaknya persoalan sosial di Kabupaten Bogor, hanya 60 persen saja yang dapat diselesaikan, “Kalau dari 24 permasalahan yang dilakukan, kita konsen menangani permasalahan bidang kesehatan, anak terlantar, orangtua terlantar, orang gila, dan memang ditahun 2017 ini Jawa Barat harus terbebas pasung, itu sudah dilakukan oleh kami, kita ingin dari 24 permasalahan yang ada di Kabupaten Bogor, minimal diatas 60 persen sudah kita lakukan,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua IPSM Kabupaten Bogor Dian Firmansyah mengatakan, dengan dasar kepedulian terhadap segala permasalahan masyarakat Kabupaten Bogor, pihaknya dengan jumlah anggota yang mencapai sekitar 2 ribu yang tersebar di hampir seluruh wilayah pedesaan, akan terus berupaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama masyarakat yang tidak mampu.

“Dengan dasar kepedulian, kami mendapat bantuan dari hamba Allah dan swadaya anggota berupa satu unit mobil Ambulance yang sewaktu-waktu dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Namun demikian, untuk dapat memakai kendaraan tersebut, harus ada syaratnya yakni masyarakat yang tidak mampu. “Masyarakat miskin membutuhkan, tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis. Bahan bakarnya gratis, petugasnya gratis, tapi ya itu syaratnya untuk masyarakat miskin,” jelasnya.

Menurutnya, IPSM Kabupaten Bogor masih membutuhkan banyak bantuan, terutama fasilitas yang masih sangat kurang. Terlebih, sejauh ini Pemkab Bogor masih memandang sebelah mata keberadaan IPSM yang sudah satu tahun mengabdi untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Ini baru satu unit Ambulance, dan kami masih banyak membutuhkan. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Bogor,”tukasnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0