Warga Keluhkan Keberadaan Bangkai Becak Yang Mengganggu Lahan Parkir Kantor Dishub

Bogor – bogorOnline.com
Bangkai Becak yang disimpan di lokasi lahan parkir kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Jalan Tajur, membuat lahan parkir kantor Dishub menyempit sehingga sering terjadi kesemrawutan akibat terbatasnya lokasi parkir kendaraan, apalagi dengan banyaknya kendaraan yang melakukan uji KIR, parkir kendaraan di kantor Dishub menjadi susah.
Keluhan pun dilontarkan oleh warga yang datang ke kantor Dishub dan tidak bisa memarkirkan kendaraannya.
“Kita mau lakukan uji KIR, tapi susah memarkirkan kendaraan karena lokasi parkir sudah penuh, jadi terpaksa kita ngantri dulu diluar,” ujar Beni warga Cimanggu, Selasa (21/2/17).
Susahnya lahan parkir di kantor Dishub, bukan hanya karena banyaknya bangkai unit beca saja, tetapi ada 10 bus bantuan dari pusat yang di parkir di lokasi itu, membuat lahan parkir semakin sempit.
Kabid Angkutan Dishub Kota Bogor, Jimmy mengatakan, total beca yang ada di kantor Dishub sebanyak 178 unit becak, karena tidak ada tempat penampungan untuk bangkai beca, sehingga semuanya ditampung disini. Tahapan untuk pemusnahan bangkai beca masih di usulkan ke Sekda untuk penghapusan aset, setelah itu akan dilakukan lelang oleh BPKAD.
“Memang tidak ada tempat lagi untuk menyimpan bangkai beca, jadi semuanya di simpan disink. Kita masih menunggu pemusnahan beca beca ink, tentunya setelah ada kepastian dari BPKAD soal penghilangan aset,” ungkapnya.
Mekanismenya sebelum penghapusan akan di lelang dulu oleh BPKAD melalui kantor lelang, baru dikeluarkan SK penghapusan. Itupun harus mencocokan dulu jadwal lelangnya.
“Kita juga inginnya agar bangkai beca itu segera dibawa keluar dari kantor Dishub, karena memang mengganggu aktifitas disini, terutama parkir kendaraan semakin susah karena lahan terbatas,” ucapnya.
Saat ini masih ada sekitar 600 becak yang beroperasi di Kota Bogor, setelah dilakukan pergantiang kompensasi, baru becak tersebut dibawa ke Dishub.
“Sosialisasi terus dilakukan kepada para pemilik becak, kalau sudah dilakukan kompensasi, maka becak itu kita bawa kesini untuk dimusnahkan,” pungkasnya. (RzB).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.