Hesti Tampik Adanya Perbedaan Pelayanan Medis di RSUD Ciawi, Semua Sudah Sesuai Prosedur

Ciawi | bogorOnline.com
Terkait maraknya berita tentang buruknya pelayanan medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor, terhadap pasien Penderita Tumor Mulut yang dikeluhkan oleh keluarga pasien tidak mampu bernama Simah, warga Kp. Cikuda RT027/RW012 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Puteri Kabupaten Bogor, Meski pasien tersebut sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan nomor 0001725765142, akan tetapi pelayananan dari RSUD dinilai kurang maksimal.
Aktivis dibidang kesehatan, Erie Arvit
menuturkan, Simah pasien penderita tumor dibagian rongga mulutnya yang sudah akut selain mengeluarkan darah serta terdapat belatung dan berbau busuk itu, sudah hampir delapan bulan lamanya menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Ciawi Bogor, namun penangananya terkesan bertele-tele.
“Pasien terkesan dilempar kesana-kesini untuk mendapatkan pengobatan rawat jalan, padahal dimulutnya sudah mengeluarkan darah dan dagingnya berjatuhan sedikit demi sedikkit, juga terdapat belatung serta sudah berbau busuk. Pernah beberapa waktu lalu menjalani rawat jalan ke poli namun dipegang juga tidak sama dokternya dan suruh kembali lagi hari kamis,” akunya kepada wartawan, Selasa (14/3/17).
Erie melanjutkan, kasus pelayanan medis terhadap Ibu Simah ini mungkin sudah diketahui oleh Direktur Utama RSUD Ciawi Hesti Iswandari Soedarsono, namun tetap saja penangannya tidak sesuai harapan keluarga miskin itu.
“Saat ini, pasien dalam keadaan lemah dan kecapean, maksud saya, bo’ya di rawat inapkan saja supaya setidaknya jika rawat inapkan mendapatkan infusan sedikit membantu kesehatan pasien yang kondisinya semakin menurun. Dan perlu diketahui Ibu Simah sudah tidak punya rumah lagi karena dijual untuk biaya perawatan selama 8 bulan mondar mandir RSUD dan saat ini tinggal bersama anaknya yang keadaannya juga tidak mampu,” keluhnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Ciawi Hesti Iswandari Soedarsono menjelaskan, dirinya membenarkan adanya pasien bernama Simah ini, sudah melakukkan pengobatan rawat jalan di RSUD Ciawi.
“Tidak ada perbedaan layanan medis terhadap pasien mampu maupun kurang mampu, semua dilakukan sesuai dengan prosedur, ada tahapan yang harus dilalui sesuai dengan kasusnya,” jelas Hesti melalui pesan whatsappnya kepada wartawan.
Lebih lanjut Hesti menerangkan, keberadaan pasien tersebut memang sedang dalam penanganan perawatan di RSUD Ciawi, dan sebagai informasi pasien tersebut seharusnya mendapat penanganan di RS Fatmawati, dikarenakan jadwal operasinya baru bisa dilaksanakan Mei 2017 mendatang, jadi mendapat rujukan ke RSUD Ciawi, dan lanngsung ditangani.
“Memang ibu Simah sedang dalam penanganan perawatan di RSUD Ciawi, namun dia seharusnya pasien di RS Fatmawati karena jadwalnya baru ada di bulan Mei, sehingga minta berobat ke RSUD Ciawi. Kami sudah melayani sesuai dengan prosedur medik, hari Kamis mendatang pasien dijadwallan untuk ke poli penyakit dalam sambil menunggu pelaksanaan operasi pengangkatan tumornya itu,” pungkasnya. (Nai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0