Sedikitnya 61,98% Anak di Bogor Tidak Sekolah

CIBINONG- Kabupaten Bogor telah menggelontorkan anggaran pendidikan dalam APBD 2016 sebesar Rp 2,76 triliun. Angka itu diklaim sebagai yang terbesar diantara kota/kabupaten lainnya se-Jawa Barat.

Namun, Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa di setiap jenjang pendidikan belum ada yang mencapai 100%. APK Pendidikan Dasar (Dikdas) pada 2016 baru mencapai 89,46% dan Pendidikan Menengah (Dikmen) 59,61% dari jumlah anak kurang lebih 500 ribu jiwa.

“Masih ada 9,9% anak usia SD/MI dan 12,08% anak usia SMP/MTs tidak bersekolah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Selasa (14/3).

Sementara itu, di jenjang pendidikan menengah, APK masih di angka 60%. “Ya artinya masih ada 40% anak usia SMA tidak sekolah kata Syarifah.

Sekedar informasi, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, pada 2015 mencapai 5,5 juta dan 64% diantara berusia produktif 15-65 tahun.

“Makanya, untuk tahun 2018 nanti, Pemkab Bogor fokus pada kesejahteraan sosial. Salah satu kuncinya ya lewat sektor pendidikan,” tukas Ifah. Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0