Sakit Hati Dituduh Nyuri Hp, ES Bunuh Mantan Atasannya

CIBINONG-Karena merasa sakit hati lantaran dituduh mencuri handphone yang berujung pada pemecatan dirinya, ES (21) kemudian menghabisi nyawa Mugiono (30) yang tak lain adalah mantan atasannya di sebuah pabrik Garmen.

Unit IV Jatanras Sat Reskrim bersama tim Polsek Cibinong, Polres Bogor, pun berhasil menangkap ES pelaku pembunuhan Mugiono yang terjadi di perumahan Erfina Kencana di Jalan Taman EKV Playground 11 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky di Mapolres Bogor mengatakan, setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan mayat laki-laki pada Jum’at (28/04/2017) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dengan berbekal keterangan dari tetangga serta keluarga korban, atau usai olah TKP, sekitar pukul 19.30 WIB pelaku pembunuhan berhasil ditangkap disebuah kontrakan yang tak jauh dari tempat kejadian.

“Keterangan awal motif dari pembunuhan ini adalah balas dendam dan pelaku merasa sakit hati terhadap korban karena dituduh telah mencuri handphone sehingga pelaku dipecat oleh korban, yang selanjutnya pelaku dan korban janjian untuk bertemu, sehingga disepakati bertemu dirumah korban,” kata AKBP Andi Moch Dicky, kemarin.

Kapolres menambahkan, pelaku dapat dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai dengan kekerasan dan mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan menambahkan, korban yang merupakan karyawan PT Rima Sentul sebuah perusahaan garment itu pertama kali ditemukan meninggal oleh keponakannya yang bernama Wahyu Tanoto.

Karena penasaran korban tidak keluar rumah seharian dan pintu serta jendela rumah tertutup rapat,Wahyu berusaha masuk kerumah tersebut. Setelah masuk ke dalam rumah saksi melihat korban dalam keadaan terlentang di kasur ruang depan dan mengalami luka sobek di dari dan mengeluarkan darah.

Kemudian saksi mengecek kondisi rumah dan barang-barang milik korban dan ditemukan tidak ada kerusakan di pintu danjendela rumah korban, selanjutnya ditemukan jika barang-barang korban ada yang hilang antara lain sepeda motor merk Yamaha Vixion dan HP Samsung J5.

“Dari pengakuan pelaku, Motor yang dibawa rencananya akan dijual. Pelaku kami tangkap di kontraknya di Kampung Kandang Roda blok Masjid,”tukasnya. (dip)

Comments