Di PN Cibinong, Pemilik Yayasan Ekawijaya Terbukti Bersalah

CIBINONG-Pemilik yayasan Ekawijaya, Yansen Ekawijaya yang digugat secara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong oleh Setia Widodo salah satu rekan bisnisnya, dinyatakan telah bersalah dalam sidang putusan oleh majelis hakim, Rabu (09/05) kemarin.

Gugatan perdata dengan nomor 256/dpt. G/2016/PN.Cbi tertanggal 24 Oktober 2016 ini, dimenangkan oleh Setia Widodo selaku penggugat. “Tergugat terbukti bersalah dan meyakinkan serta mengabulkan sebagian tuntutan penggugat,” kata Ketua Majelis Hakim Tito Suhud.

Yansen digugat lantaran telah mengingkari perjanjian kesepakatan sukses fee, Yansen waktu itu sebagai pemilik perusahaan pengolahan Mie Bihun PD Sari Rasa yang terletak di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kedua belah pihak telah bersepakat melalui perjanjian pemberian sukses fee, namun belakangan sukses fee tersebut sudah tidak lagi diberikan padahal suplayernya masih bekerja sama dengan PD Sari Rasa.

Kepada sejumlah awak media, Setia Widodo mengatakan, bahwa pihaknya memiliki bukti-bukti perjanjian kesepakatan sukses fee tersebut. “Awalnya pihak tergugat tidak mengakui surat tersebut, tapi alhamdulillah majelis hakim cermat dan tepat dalam keputusannya,” kata Setia Widodo

Ia menjelaskan, pada awalnya, dirinya memasarkan produk PD Sari Rasa sebagai perantara. “Dalam perjanjian saya mendapat sukses fee sebesar 1 persen. Rata-rata sebulan kami mendapat uang dari sukses fee tersebut sekitar Rp 4 jutaan, tapi tergantung besar kecilnya penjualan,” jelas Setia Widodo.

Ditahun pertama dan kedua yakni tahun 2010 dan 2011, imbuh Widodo, semuanya berjalan normal, namun ditahun ketiga yakni tahun 2012 sukses fee tersebut tak lagi sebesar 1 persen melainkan hanya setengahnya. “Saya masih terima saja itu meskipun hanya separuhnya, tidak tahu alasannya kenapa,” lanjutnya.

Namun demikian, ketika memasuki tahun 2015, sukses fee tersebut sama sekali sudah tidak diberikannya. “Sampai sekarang sudah tidak dikasih, alasannya kepemilikan nya sudah berganti,” ungkapnya. (di)

Comments