Sebelum Digilir, Gadis Kelas 3 SMP dicekoki Miras

PARUNGPANJANG – Polisi telah menetapkan SR (18) dan D (17) sebagai tersangka pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur F (15), yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Sebelum melakukan aksi bejatnya, pelaku mencekoki korbannya dengan minuman keras hingga mabuk berat.

“Korban ditemukan orangtuanya dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dalam pengaruh minuman keras,” Ujar Kapolsek Parungpanjang, Kompol Lusi Saptaningsih.

Kapolsek mengungkapkan, kasus dugaan perkosaan tersebut terungkap setelah pihaknya mendapat laporan dari orangtua korban atas apa yang dialami anaknya. “Jadi orangtua korban menemukan anaknya dalam kondisi lemas, tidak sadarkan diri (dalam pengaruh miras). Kemudian orangtuanya yang curiga memintai keterangan dari korban,”ujarnya.

Kepada orangtuanya, ABG perempuan yang masih berusia 15 tahun ini mengaku, telah disetubuhi oleh kedua pria berinisial SR dan D, dua pelajar SMK di Parungpanjang. “Setelah memastikan keterangan dari korban, orangtua korban kemudian melapor,” imbuhnya.

Tak perlu lama, kedua pelaku yang merupakan warga Parungpanjang tersebut langsung diamankan karena khawatir menjadi sasaran amarahan warga. “Kita hanya amankan pelaku, setelah ada laporan dari orangtua korban. Sekarang kasusnya sudah dilimpahkan ke unit PPA Polres Bogor,” terang Lusi.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Bogor, Iptu Silvi berujar, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari para pelaku dan menunggu pihak BAPAS sebagai pendamping dalam proses pemeriksaan terhadap kedua pelaku yang usianya masih di bawah umur. “Kasusnya betul ada, kita baru dapat laporan dan terima pelimpahan dari Polsek Parungpanjang tadi sore. Kita belum bisa jelaskan lebih banyak karena kedua pelaku masih dimintai keterangan. Kita juga tunggu pihak BAPAS, karena keduanya masih dibawah umur. Yang pasti, sekarang kedua pelaku sudah diamankan,” kata dia kepada wartawan.

Silvi menyebut, belum bisa menyimpulkan apa hubungan antara pelaku dan korban dan bagaimana kronologis kejadiannya. “Ada beberapa keterangan, tapi sekali lagi, kita kan belum bisa simpulkan itu. Semuanya masih didalami, termasuk apakah korban dicekoki miras atau tidak. Korban juga belum bisa dimintai keterangan lebih dalam, karena kondisinya belum stabil,” tukasnya (mul).

Comments