KSJ DOMPET DHUAFA ADAKAN PELATIHAN PEMBANGUNAN KARAKTER PESILAT

KEMANG – Bulan Ramadhan bukan halangan untuk terus belajar. Di bulan penuh keberkahan dan ampunan ini, bisa terus di manfaatkan untuk melakukan hal-hal positif

Setidaknya hal itu lah yang di lakukan Kampung Silat Jampang (KSJ) Dompet Dhuafa, dalam kegiatan peningkatan kapasitas bagi 22 perguruan silay yang tergabung dalam Kampung Silat Jampang. Ramadhan tahun ini, KSJ kembali membuat kegiatan pesantrean silat, yang diisi dengan program pelatihan pembangunan karakter (caracter building) dengan mengangkat tema Membangun Insan Silat yang Berkarakter. “kegiatan pesantren kilat kali ini diikuti oleh 22 perguruan silat dan di buka langsung oleh ketua Kampung Silat

Jampang Bapak Herman Budianto.” ujar Jabaludin Raisha, salah satu pengurus KSJ, dalam rilis kegiatan yang dikirimkan kepada wartawan, Rabu (14/6/2017).
Dalam sambutannya, Ketua KSJ Herman Budianto mengatakan, membangun karakter para pesilat menjadi sangat penting saat ini. Karena bangsa Indonesia, sedang luntur dalam pembangunan karakter. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pesilat mampu mengasah rasa empati, peduli, mau berkurban dan berbagi ilmu dalam mengembangkan silat. Agar kedepannya, perguruan silat dan para pesilat, mampu berkembang dan bisa

memajukan silat dengan karakter jiwa pesilat yang utuh.” tutur Herman Budianto. Pelatihan peningkatan karakter ini, menghadirkan seorang Trainer Karakter Building, Asep Safaat, yang selama 2 jam memberikan berbagai ilmu mengenai pembangunan karekter.
Sementara salah satu peserta pelatihan, Tono Hartono dari Perguruan Silat Mata Hati, kegiatan tersebut sangat berguna. Menurutnya, bagi pesilat pelatihan semacam ini merupakan hal baru. Karena biasanya hanya rutin melakukan kegiatan pelatihan silat. “Sementara di KSJ, kami di latih bukan hanya ilmu silat, melainkan mendapatkan pelatihan soal pembangunan karakter,” ujar Tono Hartono. Dirinya jug mengaku merasa bangga bisa bergabung dalam keluarga besar KSJ Dompet Dhuafa. Kegiatan pesantren silat KSJ, sambungnya, bukan hanya menyajikan materi

pengembangan karakter, tapi dirangkai dengan kegiatan sedekah jurus KSJ yabg dipersembahkan 22 perguruan sikat. “adanya jurus KSJ di

anggap penting, karena saat ini KSJ belum memiliki jurus yang baku yang bisa di tampilkan dalam kegiatan festival silat. ” ujarnya. Selain sedekah jurus silat KSJ, kegiatan juga diisi

dengan penyerahan parsel lebaran oleh ketua KSJ kepada para dewan guru/pelatih

yang selama ini berdedikasi membangun silat di KSJ. Bingkisan parsel lebaran juga di berikan kepada 10 pesilat dhuafa yang berprestasi. Kegiatan di tutup dengan Tausiah menjelang berbuka dan sekaligus buka puasa bersama, (mul).

Comments