Demokrat Siap Rebut Kota Bogor, 2018 Ingin Usung Kembali Bima Usmar

Bogor – bogorOnline.com

Meskipun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor masih sekitar sebelas bulan kedepan, namun sepertinya, sinyal koalisi antara Partai Demokrat (PD) dengan Partai Amanat Nasional (PAN) semakin kuat dalam menghadapi hajatan yang dilaksanakan serentak pada 2018 tersebut.
Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, akan menyandingkan kembali petahana Bima Arya – Usmar Hariman sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor.
Hal itu diungkapkan Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan, pada saat menghadiri kegiatan Demokrat keliling Nusantara – Demokrat Menyapa Kota bogor.
“Hari ini merupakan bagian besar kerja politik Demokrat keliling nusantara menyapa Bogor untuk menggerakkan mesin partai, untuk persiapan bertarung Pilkada Kota Bogor 2018 mendatang. Kami berharap kader terbaik Demokrat Usmar Hariman bisa terus melanjutkan terutama dengan pasangannya Bima Arya. Kami percaya dua kali jabatan itu bagus, bisa menuntaskan program kerja Pemerintah Kota Bogor,” ungkap Hinca, Rabu (12/7/17).
Hinca melanjutkan, Untuk itu DPP akan terus mendorong Partai Demokrat, agar dapat berkomunikasi dengan PAN Kota Bogor. Terkait posisi nanti pasangan calon tetap seperti saat ini Bima Arya yang merupakan walikota Bogor dan Usmar Hariman sebagai wakilnya.
“Melihat komposisi kursi di legislatif baik Demokrat yang memiliki 5 kursi maupun PAN memiliki 3 kursi perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mencapai syarat minimal 9 kursi agar dapat mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut,” ujarnya.
Sedangkan mengenai dinamika yang terjadi saat ini, yang konon khabarnya, keharmonisan antara Bima Arya dan Usmar Hariman tengah retak, Hinca mengatakan, hal itu merupakan hal yang biasa semoga kedepan menjadi lebih baik.
“Dalam politik, itu hal yang biasa terjadi, semoga kedepan menjadi lebih baik lagi, semuanya bisa diselesaikan,” tandasnya.
Masih ditempat yang sama, Usmar Hariman menuturkan, sebagai kader partai tentunya akan fatsun apapun keputusan dari DPP. Namun begitu, ini belum dapat dikatakan final karena belum turun rekomendasi DPP.
“Sekarang sesuai amanat kita melakukan kerja politik untuk sama-sama bergerak meraih kemenangan Pilkada periode mendatang,” pungkas Usmar. (Nai)

Comments