Miris, Jembatan Penghubung Kabupaten Butut dan Nyaris Ambruk

PARUNGPANJANG – Jembatan Jawiyah sungai Cimatuk di Desa Jagabita, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor sangat memprihatinkan. Meski jembatan terbilang rusak parah serta nyaris ambruk, hingga kini jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang masih dilalui kendaraan.

Dari pantauan bogoronline.com, jembatan sepanjang 60 meter, dengan lebar 6 meter dan ketinggian mencapai 16 meter tersebut. Bantalan jembatan yang terbuat dari kayu sudah sangat rapuh, sehingga menyebab kan sebagian jembatan bolong. Kini jembatan hanya di pergunakan sebelah, padahal merupakan akses tercepat warga Desa Jagabita untuk menuju ke-Kabupaten Tangerang, menggunakan kendaraan mobil.

“Jembatan yang terbuat dari kayu sebetulnya sudah banyak yang rapuh, hal ini sudah di ketahui oleh Pemprov Jawa Barat, bappeda sudah datang meninjau lokasi waktu itu,” ujar, Sekcam Parungpanjang, Icang Aliyudin.

Menurutnya, rencana UPT pengairan untuk memperbaiki jembatan di tahun ini batal. Kemukingkinan nanti akan ada di tahun 2018 nanti. “Padahal sebelumnya sudah ada rencana untuk di bangun,” katanya.

Kata dia, Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, perbaikan setiap tahun di lakukan oleh pemerintahan Desa Jagabita serta dibantu warga waktu itu. “Itupun dengan menggunakan kayu, tambal sulam kayu lagi. Mengalami kerusakan sejak tahun 2017 ini saja, karena masih berbahan kayu dan sudah lama jadi rapuh, belum ada perbaikan lagi sampai sekarang,” terangnya.

Lanjut Icang, kewenangan jembatan Cimatuk ini sudah masuk dalam musrembang Kecamatan Parungpanjang tahun ini. “Bahkan mau di beton tapi anggaran nya belum turun,” tandasnya. (mul).

Comments