Diduga Lakukan Pembakaran di Areal Pabrik, PT Sutrakabel Dikeluhkan Warga Sekitar

Cibinong – Aktifitas PT Sutrakabel Intimandiri yang terletak di jalan Raya Bogor Km. 49, Jl. Roda Pembangunan No. 5, Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga sekitar lantaran diduga melakukan pembakaran sisa produksi diareal pabrik.

“Sudah dua malam, malam Kamis dan malam Jum’at ini asap putih dari PT Sutrakabel ini sampai masuk kedalaman rumah saya, saya tidak tahu apa yang mereka bakar tapi asalnya menyengat sekali, ini sangat mengganggu jadi tidak bisa istirahat bahkan ini masih pusing nyium bau asap nya,” kata warga RT 01/05 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong yang nama nya enggan disebutkan dalam pemberitaan, Jum’at (11/08) kemarin.

Menurut sumber yang memang rumahnya bersebelahan dengan lokasi pabrik tersebut, sempat komplain ke petugas keamanan PT Sutrakabel, namun menurut hanya dihentikan sementara.

“Mereka itu melakukan pembakaran sekitar pukul 22.00 WIB sampai pagi, tapi ini baru dua malam. Sempat saya komplain ke petugas keamanan dan juga saya laporkan ke RT,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelum ini juga warga sempat dihebohkan dengan adanya pencemaran air sumur, hingga akhirnya pihak perusahaan memberikan kompensasi berupa pemasangan air PAM kepada warga yang terkena dampak pencemaran.

“Kalau dulu kami dikasih pemasangan air pam, tapi ini masalahnya asap yang bikin pusing. Setiap kali kita komplain si ngakunya hanya bakar sampah, tapi masa sampah baunya menyengat sampai bikin pusing. Ini kan baru dua hari, coba nanti kalau sedang melakukan pembakaran saya kasih tau,” tuturnya.

Sementara itu, ketika hal ini dikonfirmasi ke pihak managemen PT Sutrakabel Intimandiri, Asih selaku HRD mengelak jika perusahaan tempatnya bekerja itu melakukan pembakaran sisa atau bekas produksi diareal pabrik.

“Ya tidak mungkin lah mas, sisa kabel kok dibakar orang dijual saja laku. Bahkan kabel yang ukurannya sangat kecil juga laku dijual. Memang anak-anak terkadang bakar ranting pohon dan daun tapi jauh dibelakang sana,” elak Asih ketika dihubungi, Senin (14/08).

Namun demikian, Asih menegaskan, bahwa dirinya akan mengecek ke petugas yang paket waktu malam. “Nanti coba saya cek,” tukasnya. (di)

 

Comments