Bogor – bogorOnline.com
Dalam pertemuan tersebut dipaparkan rencana pembangunan Stasiun Besar Bogor. Direktur Operasional III PT Waskita Karya Tbk. Bambang Riyanto memaparkan Master Plan pembangunan St. Besar Bogor.
Bambang menjelaskan, nantinya dalam master plan juga akan dibangun Sky Bridge yang akan menghubungkan Apartemen MBR yang berlokasi di Paledang dengan St. Besar Bogor. Selain sky bridge, dalam master plan juga menampung konsep park and ride untuk mobil. Jadi bila sekarang st. Bogor hanya menampung sekitar 400 mobil. Nantinya akan dikembangkan menjadi 1340 mobil.
“Motor juga akan diakomodir. Untuk motor yang semula hanya menampung sekitar 10 ribu akan diperbesar menjadi 20 ribu motor. Kami akan memanfaatkan tanah di atas demo untuk park and ride motor. Diharapkan ini akan mengakomodir kemacetan di luar stasiun,” urai Bambang.
Ditambahkan oleh Konsultan Arsitek PT Studio Rancang Utama Sibarani, pihaknya juga akan melakukan revitalisasi kawasan. Salah satunya akan membuat daerah di sekitar Taman Topi berjalan lancar, yaitu memperbaiki masalah Pedagang Kaki Lima. “Dengan membuka koridor jalan diharapkan kapasitas jalan akan membesar,” tambah Sibarani.
Selain itu, juga akan dilakukan perluasan titik parkir di beberapa tempat. Hal ini dilakukan dengan memaksimalkan pedestrian. Sehingga akan mendukung mobilitas dari titik parkir menuju stasiun. (Nai/ist)





