Puslitbangnak Bersama Pemkot Kembali Gelar Bursa Hewan Qurban

Bogor – BogorOnline.com

 

Bursa Hewan Qurban (BHQ) yang ke-18 kalinya kembali digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Kota Bogor berkerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pertanian (Distan) Kota Bogor.

 

Kegiatan BHQ ke-18 tahun 2017 berlangsung di Lapangan Puslitbangnak, jalan Pajajaran Kota Bogor dan digelar 23 hingga 1 September 2017.

 

Menurut Ketua panitia Endang Romjali Bursa Hewan Qurban (BHQ) pada tahun 2017 ini yang dikuti 20 perternak penjual, yaitu penjual sapi, kambing dan domba yang berasal dari Jawa Barat, Bogor, Cianjur  dan Sukabumi juga dari Jawa Tengah dari Boyolali serta dari Jawa Timur dari Lumajang.

 

“Dengan jumlah 28 lapak yang terdiri dari 200 ekor sapi serta 300 ekor kambing dan Domba,” katanya, Sabtu (26/8/17).

 

Kepala Distan Kota Bogor Irwan Riyanto yang mewakili Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, Dinas Pertanian Kota Bogor khususnya Pemkot Bogor tahun depan rencananya akan menggelar bursa hewan bukan hanya dilokasi Puslitbangnak tetapi bisa di setiap kecamatan.

 

“Tentunya ini agar memudahkan kontrol, baik kesehatannya termasuk juga berkaitan dengan nanti masuk keluarnya hewan ternak di Kota Bogor,“ kata Irwan.

Ia menerangkan, BHQ ke-18 tahun 2017 yang merupakan kegiatan tidak terpisahkan dari hari besar keagamaan Idul Adha 1438 H yang dilaksanakan di halaman Kantor Puslitbangnak Kota Bogor merupakan kerjasama antara Puslitbangnak Kota Bogor dan Pemkot Bogor dalam hal ini khususnya Distan Kota Bogor sebagai salah satu perwujudan dari fungsi sosial Pemerintah untuk memberikan pelayanan dan edukatif pada masyarakat dalam penyedian hewan qurban yang aman, sehat dan tidak cacat serta memenuhi syarat syariat Agama Islam.

 

“Yaitu cukup umur 1 tahun Kambing atau domba dan 2 tahun untuk sapi serta membantu para pertenak sekaligus melindungi konsumen dari kemungkinan terjadinya penyebaran penyakit hewan menjaga kesetabilan harga ternak serta memberikan luasan keilmuan,” pungkasnya. (Nai)

Comments