Ulama Bogor Utara Minta Pemkot Segera Bersikap, Soal Masjid Ahmad Bin Hambal

bogorOnline.com Kota Bogor-

Penolakan terhadap renovasi pembangunan Masjid Ahmad Bin Hambal terus mengalir deras dari berbagai eleman masyarakat Bogor. Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf seorang ulama kelahiran Bogor Utara menuturkan penolakannya terhadap bangunan masjid karenanya seringnya masjid tersebut di isi oleh kajian pemecah umat.

Habib yang sehari hari mengajarkan cinta Rasulallah ini menjelaskan bahwa muara penolakan bermula dari dakwah masjid Imam Ahmad bin Hanbal. Yang sering mensinggung dengan dengan akidah yang dijalani masyarakat Jawa Barat. Seperti tradisi maulidan, ziarah kubur dan tawasulan.

“Saya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan menjadikan masjid tersebut sebagai masjid jami yang dapat di gunakan oleh seluruh golongan tanpa harus bersebrangan golongan masing,”ungkapnya.

Pembina Majelis Syababul Kheir juga menrinci bahwa dari awal berdiri bangunan yang bebentuk masjid itu sudah bermasalah dengan lingkungan sekitar. Hal itu terlihat dari tidak adanya sosialisai terhadap warga juga tidak adanya tanda tangan kepala lingkungan sebagai bentuk persetujuan.

“Bima Arya harus tegas dengan kasus ini jangan anggap remeh permasalahan umat. Karena dikhawatirkan menimbulkan gesekan, maka wajib baginya untuk menjadikan masjid tersebut dikelola oleh warga sekitar,” bebernya.

Habib Mahdi menyebutkan, secara umum dirinya mendukung adanya pengajian pengajian dimasjid tersebut namun pengajian yang membawa rahmat bukan pengajian yang menkafirkan adat kebiasaan warga Bogor.

“Kami maulid,ziarah,tawasul itu semua berdasarkan dengan dalil. Bukan perbuatan yang dibuat buat sebagaimana vonis yang sering mereka sebutkan,” tukasnya.(rul)

Comments