Dengan Doa Dan Dzikir Pemkab Bogor, Peringati Tahun Baru Islam 1439 H

CIBINONG-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperingati tahun baru islam 1 Muharram 1439 Hijriyah lewat Dzikir dan Muhasabah yang diikuti oleh Bupati Bogor Nurhayanti, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar dan para pejabat Esselon II hingga IV serta pelaksana hingga masyarakat. Dzikir sendiri dipimpin secara langsung oleh Ust. K.H. Muhammad Arifin Ilham, bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Rabu (20/9).

Sebelum doa dan dzikir bersama digelar, acara diawali dengan pembacaan ayat suci  Alquran Sedangkan, tausiyah, Dzikir dan Doa yang disampaikan Ust. K.H. Muhammad Arifin Ilham. Saat dzikir para jamaah menundukkan kepalanya untuk mengingat kepada Allah SWT seraya memohon ampun atas dosa-dosa selama ini dan meminta keselamatan dunia dan akhirat,  tak pelak beberapa jamaah sampai menangis saat dzikir belangsung dan dzikir tersebut berlangsung sangat khidmat.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan pelaksanaan doa dan dzikir bersama bertepatan dengan hari libur Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Selain berdzikir, masyarakat  juga diajak berdoa bersama agar Kabupaten Bogor menjadi lebih baik lagi ke depannya serta dijauhi dari segala macam bentuk bencana.

“Doa dan dzikir bersama sekaligus tausiyah itu digelar sebagai ungkapan rasa syukur karena kepada Allah SWT,”ujarnya

Ia juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki berbagai program dan kegiatan pembangunan yang mengarah pada penguatan akhlak masyarakat. termasuk dengan memberdayakan masjid, pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatn islam serta lembaga keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Nurhayanti juga berharap seluruh elemen masyarakat terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat, tergerak untuk menempatkan diri sebagai perekat umat dan meningkatkan gerakan dakwah untuk menguatkan kesadaran aqidah masyarakat.

“Sehingga umat islam benar benar kokoh aqidahnya dan tidak mudah terjerumus ke dalam berbagai kegiatan negatif, penyimpangan sosial dan pelanggaran nilai-nilai agama yang tentunya akan menurunkan martabat kemanusiaan kita sebagi masyarakat bermoral,”harapnya. (Diskominfo/rul)

Comments