Harry Ara Sudah Siapkan Program OKE OCE Untuk 68 Kelurahan Kota Bogor

Bogor – bogorOnline.com
Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2018 semakin dekat, banyak cara dan langkah yang dilakukan untuk meyakinkan publik kota hujan oleh para Bakal Calonnya. Salah satunya dilakukan Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Harry Ara (Kang Ara).
Saat ditanyakan bagaimana program ekonomi yang kongkrit untuk masyarakat? Kang Ara menjelaskan, saya berkomitmen menyiapkan program OKE OCE untuk di 68 Kota Bogor. Program OKE OCE asal katanya berasal dari One Kecamatan, One Center for Enterpreneurship.
“Konsepnya di setiap kelurahan para calon pengusaha dibimbing sama pengusaha sukses, modalnya di stimulus, diajarkan cara merencanakan keuangan samoai diajarin cara jualan atau mencari pasarnya.  Program yang bagus di Ibukota tentu perlu kita cermati yang baik di Ibukota bisa kita adopsi di Kota Hujan. Saya yakin betul kalau pemimpinnya memfasilitasi dan memotivaasi warganya untuk menjadi pengusaha sekaipun di tingkat kelurahan maka perekonomian kita diharapkan mengalami trend (Kecendrungan) peniningkatan,” ungkap Kang Ara kepada wartawan, Selasa (19/9/17).
Kang Ara melanjutkan, Bangsa kita adalah Bangsa pekerja keras, tapi harus di motivasi dan di arahkan pemimpinnya. Pemimpin harus jadi penyemangat warga, pemimpin tidak boleh arogan dan merasa pintar sendiri pemimpin harus memiliki “Hati Rakyat” agar kebijakannya benar yang dibutuhkan rakyat di bawah.
“Seperti halnya para pengrajin oncom yang saya kunjungi ini ditingkat kelurahan Pasir Jaya mereka adalah “produsen”, tinggal kita stimulus agar usaha berkembang membuka cabang dan mereka menjadi mentor bagi pengusaha pemula usaha oncom lainnya. Setiap kelurahan dari 68 kelurahan yang ada, pasti memiliki karakteristik yang sangat variatif dari minat jenis usaha,” tutur Alumni jurusan Sosial Ekonomi Perikanan (SEI) Institut Pertanian Bogor.
Kang Ara menambahkan, Program OKE OCE ini akan digulirkan olehnya jika dirinya terpilih menjadi Wakil Walikota Bogor. Oleh karena itu pemimpin hanya memfasilitasi, sementara warga yang menentukan mau usaha apa sesuai kemampuannya disandingkan dengan program OKE OCE.
“Saya yakin usaha untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan di Kota Hujan akan terwujud,” pungkasnya. (Nai)

Comments