Siswa MTs Tewas diserempet Kereta

PARUNGPANJANG – Pintu perlintasan kereta yang hanya berpalang bambu di Jalan Raya Kabasiran menelan korban jiwa. Seorang siswa MTs AL-Makmur tewas terserempet Comuterline di perlintasan kereta yang sudah lama dikeluhkan warga tersebut.

Kejadian nahas di perlintasan yang menghubungkan dua Desa yakni Desa Kabasiran dan Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, terjadi pada Rabu 18/10/2017, pukul 12.30

Korban bernama Endri (14), pelajar kelas VIII, warga Kampung Asep RT 03/06 Desa Cikuda Kecamatan Parungpanjang. “Korban sempat dibawa ke Puskesmas Parungpanjang dan dilarikan ke RS Tangerang, namun korban meninggal dunia dalam perjalanan,” kata Ahyani, Kepala MTs Al-makmur, kepada bogoronline.com.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan, kejadian bermula saat korban turun dari angkot sebelum pintu perlintasan kereta. Usai turun dari angkot, korban berjalan menuju madrasah, namun disaat bersamaan commuterline dari arah Parungpanjang menuju Serpong melintas dengan kecepatan tinggi. “Korban terserempet hingga terpental sejauh lima meter dari lokasi,” kata Sukardi yang sehari-hari menjaga perlintasan tersebut. “Sudah diteriaki awas ada kereta, tapi mungkin dia tidak mendengar,” tandasnya. (mul)

Comments