Tohaga kembali segel los dan kios yang tak aktif

bogorOnline.com – jumat, 27 Oktober 2017 tim PD Pasar Tohaga terpecah ke 5 pasar berbeda, yaitu pasar Jasinga, Cigudeg, Ciluar, Cikereteg dan Pasar Cariu. Mereka segel puluhan tempat berdagang, baik kios ataupun los yang tidak aktif, atau lama tidak aktif, atau aktif tapi tidak setiap hari. Penyegelan tersebut merupakan rentetan dari surat peringatan dan penyegelan sebelumnya yang sudah dilakukan Januari dan Mei 2017 lalu, tujuannya tak lain adalah untuk menegakan peraturan daerah dan peraturan direksi PD Pasar Tohaga tentang tata cara kepemilikan dan pengisian los dan kios yang dibangun oleh Pemerintah
Direktur Utama PD Pasar Tohaga, H Romli Eko Wahyudi membenarkan program tersebut, menurutnya keleluasaan dan kelonggaran sudah cukup diberikan kepada pemilik tempat berdagang yang tidak aktif tersebut. Surat peringatan yang sebelumnya menunjukan progres yang baik , ada yang langsung memproses pengaktifan kios namun ada pula yang masih bandel sehingga pihaknya menggelar penyegelan lanjutan “Pasar bukan tempat investasi, hendaknya mereka yang diberikan kesempatan berdagang menunaikan kewajibannya sehingga kami bisa bekerja secara maksimal dan keramaian bisa kami jaga,”paparnya
lebih lanjut eko menjelaskan bahwa usaha penegakan perda ini sudah menjadi program kerja PD Pasar Tohaga di tahun 2017 ini dimana diharapkan semua aset daerah bisa dimaksimalkan fungsinya, dan bagi mereka yang tidak mengisi kios dan los pasar yang dibangun pemerintah artinya sama dengan menelantarkan aset daerah “kios kosong itu penyakit menular, kalau terus dibiarkan akan terus menyebar, makanya kami terus berupaya untuk mengaktifkan seluruh tempat berdagang. semoga usaha kami membuahkan hasil yang maksimal, pungkas eko(na)

Comments