Ratusan Bangli Bojonggede, Disegel Pol PP Pemkab Bogor Hari Ini

BOJONGGEDE-

Akhirnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor melakukan penyegelan bangunan liar (Bangli) sebannyak 159 di sepanjang Jalan Raya Bambu Kuning, Desa Bojonggede dan Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede Kamis (23/11/17). Penyegelan tersebut hasil pelimpahan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor. Yang sebelumnya telah melakukan peneguran melalui surat peringatan (SP) sebanyak tiga kali terhadap seluruh bangunan tak ber-IMB alias bodong itu.

Salahsatu Pol PP yang berada dilokasi saat penyegelan mengatakan, jika penyegelan ini dilakukan atas pelimpahan dari Dinas DPKPP Pemkab Bogor yang sebelumnya telah memberika surat peneguran kepada 159 bangunan tak ber-IMB.

“Akan tetapi dari SP yang dilayangkan mulai dari 1, 2, hingga ketiga para pemilik bangunan tak mengindahkan hal tersebut sampai penyegelan ini,” katanya kepada Wartawan.

Sebelumya, Sekretaris Dinas (Sekdis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor Sony Abdussukur mengatakan, mengenai Izin mendirikan bangunan (IMB) pada ratusan bangunan yang segera dibongkar. Di sepanjang Jalan Raya Bambu Kuning, Desa Bojonggede dan Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede itu. Pihaknya memang sampai saat ini belum berkoordinasi, baik itu kecamatan maupun Pegugas terkait.

“Namun kami meyakini bila prosesnya sudah sejauh itu kemungkinan bangunan tersebut, sama sekali tidak berizin alias bodong. Maka secepatnya kita akan komunikasikan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), guna membahas hal ini,” singkat Sony saat dihubungi bogorOnline.com Rabu (15/11/17).

Camat Bojonggede, Kabupaten Bogor Dace Hatomi mengatakan, mamang benar pihaknya sudah melakukan peneguran kepada 146 pemilik bangunan liar (Bangli) yang berlokasi pada sepanjang Jalan Raya Bambu Kuning, Desa Bojonggede dan Desa Bojong Baru. Untuk segara melakukan pengosongan tempat tersebut, karena akan ditertibkan oleh Petugas terkait. dalam hal ini adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bogor dan kecamatan. Sebab menurut dirinya sudah jelas bangunan tersebut tidak memiliki Izin mendirikan bangunan alias IMB, ditambah menyerobot sepadan sugai dan sepadan jalan.

“Alhamdulillah sampai saat ini rencana pembokaran itu, berjalan lancar dan tidak ada protes sama sekali. Bahkan si pemilik juga sudah ada yang mengosokan Bangli,” ujarnya saat ditemui bogorOnline.com di kantornya.(rul)

Comments