Bima-Zaenul Semakin Nempel Seperti Perangko

Bogor – bogorOnline.com

Pertemuan intensif terus dilakukan antara Walikota Bogor Bima Arya dengan Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin. Kedua tokoh berpengaruh di Kota Bogor itu semakin memantapkan langkah dan tujuannya dalam membangun koalisi dan kebersamaan menghadapi Pilwalkot Bogor 2018.

Setelah melakukan pertemuan silaturahmi antara kedua partai yakni DPD PAN dengan DPC PPP, pertemuan lanjutan dilakukan dengan DPC PPP dengan menyambangi kantor DPD PAN, di Jalan Merdeka, Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, kemarin malam.

Ketua DPC PPP Zaenul Mutaqin didampingi Wasekjen DPP PPP Andi Surya Wijaya, anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP Achmad Aswandi, Riana Puspitasari, Ardiansyah, beserta jajaran pengurus DPC serta relawan, datang ke kantor DPD PAN diterima oleh Wakil Ketua DPP PAN Bima Arya, Ketua DPD PAN Kota Bogor Safrudin serta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan berlangsung dengan hangat dan membahas berbagai hal terkait partai politik, termasuk dibahas juga seputar Pilkada Kota Bogor 2018 mendatang.

Hubungan komunikasi dan kebersamaan antara PAN dan PPP semakin akrab, terutama rencana rencana menyandingkan Bima dan Zaenul di Pilwalkot nanti.

Zaenul mengatakan, dalam konteks Pilkada ini harus terus berkomunikasi dan melakukan proses proses politik. Bagi PPP, ini merupakan proses politik menuju Pilkada 2018, begitupun dengan rekan-rekan di PAN bahwa ini juga sebuah proses menuju hal yang sama.

“Disini kita menyampaikan pandangan pandangan baik itu versi PPP maupun versi PAN, dan Alhamdulillah ada beberapa pandangan yang memiliki kesamaan. Artinya, kalaupun kita berkoalisi itu saya rasa tidak ada masalah, baik secara lembaga maupun personal, karena secara personal pun kader-kader PPP dan PAN itu memang sudah saling mengenal,” ucap Zaenul, Senin (4/12/17) malam.

Mengingat waktu Pilkada serentak sudah sangat dekat, namun PPP tetap masih belum mengambil sikap.

Meski demikian, sambung Zaenul, proses tersebut masih sedang dilakukan, artinya bisa jadi di last minute, PPP menentukan pilihan teman koalisi atau bisa juga dalam satu dan dua minggu, sebelum PPP mendaftar ke KPU sebagai kontestan Pilkada.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga hubungan dengan semua partai politik peserta Pilkada nanti dengan baik, dan peluang kita berkoalisi dengan PAN itu sangat terbuka,” ungkapnya.

Ketua DPD PAN Kota Bogor Safruddin Bima mengatakan, pertemuan merupakan agenda lanjutan atau balasan dari DPC PPP. Banyak hal dibahas kedua partai ini, dan soal Pilwalkot juga dibahas.

“Tadi sudah disampaikan berbagai pandangannya masing-masing. Di DPD PAN memproses langkah-langkah untuk menghantarkan mereka agar mendapat rekomendasi dari DPP. Ketika menghadirkan Kang Bima, jadi memang DPD PAN memberikan ruang yang lebih dari dominan kepada Kang Bima untuk mencari pasangannya,” ujar Safruddin.

Terkait sudah adanya empat kandidat yang akan disandingkan dengan Bima Arya di kontestan Pilkada mendatang, diantaranya, Zaenul Mutaqin, Dadang Danubrata, Susetiyono, dan Sopian, Safruddin menuturkan, survey sudah selesai dilakukan dan akan secepatnya diputuskan minggu-minggu ini untuk mendapatkan keputusan.

“Survey sudah dilakukan, kemungkinan minggu depan sudah keluar hasilnya,” jelasnya. (Nai)

Comments