Lapas Pondok Rajeg Hadirkan Kantin Jempol, Pada The Colour HAM 2017

CIBINONG-

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Rajeg Kelas II A Cibinong, hadirkan Inovasi kantin jempol, untuk memeriahkan pameran dan layangan pemasyarakatan. Dalam acara The Colour HAM 2017 di Benteng Vestenburg Surakarta belum lama ini.

Kepala Lapas (Kalapas) Pondok Rajeg Anak Agung Gde Krisna mengatakan, keikut sertaan pihaknya tersebut, untuk memperingati, Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se dunia, dengan tema remaja Surakarta peduli HAM. Sebagai edukasi remaja dan masyarakatan Surakarta. Tentang sistem pelayanan pemasyarakatan. Agar mereka bisa mengetahui perlakukan pelanggar hukum di Indonesia dengan baik.

“Mulai dari sistem administrasi menggunakan sistem (SDP), pelayanan hak berbasis TI dan pemenuhan kebutuhan pribadi sehari- hari. Melalui kantin jempol,” kata Krisna sapaan akrabnya saat dihubungi bogorOnline.com.

Krisna menambahkan, kantin jempol merupakan implementasi program bebas peredaran uang di Lapas atau Rutan. Sebab dengan berlakukan sistem kantin jempol, diharapkan tidak adanya peredaran uang di dalam lapas. Serta praktek suap dan transaksi narkoba dalam Lapas. Masyarakatan bisa mengirimkan uang kepada keluarganya yang menjalani pidana di dalam. Melalui transfer bank ke Virtual Account WBP sendiri. Sehingga akan bisa dipergunakan oleh napi secara langsung, dengan menggunakan jempolnya.

“Inovasi tersebut pada bidang pemasyarakatan diharapkan, dapat lebih meningkatkan pelayanan masyarakat di lapas,” tambahnya.(rul)