Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus, Petani Di Desa Babakan Gagal Panen

TENJO –  Dalam setahun para petani seharusnya bisa melakukan dua kali panen padi. Namun Para petani di Desa Babakan, Kecamatan Tenjo malah sebaliknya, sepanjang tahun 2017 petani – petani di Desa Babakan, mengalami gagal panen, akibat ladang padi diserang hama tikus, kerugian seluruh petani ditaksir puluhan juta.

 Salah seorang warga kampung Babakan RT 03/03 Desa Babakan Uken (40) mengaku, hasil tani miliknya merugi puluhan juta, ladang padi yang dimilikinya ada 10 petak mengalami gagal panen. “Bukan hanya punya saya, tanaman padi milik warga lain pun dua kali gagal panen di tahun ini,” keluhnya.

 Saat di konfirmasi kepala Desa Babakan, Kecamatan Tenjo,  Suwardi membenarkan para petani yang merupakan warga Desa Babakan ini mengalami gagal panen akibat diserang hama tikus, keong dan mengalami kekeringan.

 Menurut Suwardi, para petani yang seharusnya dalam setahun bisa melakukan panen dua kali tidak panen. “Faktor penyebabnya karena adanya hama tikus dan keong, serta beberapa bulan kebelang ini musim kemarau, sekarang aja musim penghujan susah air para petani disini,” kata dia.

 Ketua paguyuban kepala Desa sekecamatan Tenjo tersebut berharap kepada UPT Pertanian untuk memberikan solusi dan memberikan bimbingan bagaimana cara penanggulangan hama tikus tersebut.

Suwardi menambahkan, kerugian yang dialami warga bisa mencapai puluhan juta, sebagai contoh satu ladang milik petani kerugian mencapai 1,5 juta. “Sedangkan dari 3 ribu kepala keluarga, sebagian penduduk Desa Babakan 60 persen bertani,” pungkasnya. (Mul)