ZM Inisiasi Pertemuan Hotel Onih, Tujuh Partai Sepakat Jalin Koalisi Untuk Pilwalkot Bogor 2018

bogorOnline.com
Sejumlah partai politik yang diinisiasi oleh DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor seperti Partai Demokrat (PD), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar pertemuan untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi pesta demokrasi yaitu Pilwalkot Bogor 2018, di Hotel Onih, Rabu (27/12) malam.
Dalam pertemuan tersebut, ada kesepakatan jika para pimpinan parpol ini bakal menggalang koalisi besar dan bersama-sama maju di Pilwalkot Bogor.
“Ini adalah pesta demokrasi. Sudah sepantasnya, unsur partai politik bergabung dan menyamakan persepsi agar proses pilwalkot bisa berlangsung aman, lancar dan sesuai harapan,” ungkap inisiator pertemuan, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, Kamis (28/12/17) siang.
Dijelaskan Zaenul, dalam pertemuan dititikberatkan kepada keinginan bersama-sama semua partai untuk melakukan koalisi. Langkah selanjutnya, adalah membicarakan siapa sosok yang akan dimajukan dalam koalisi tersebut.
“Memang, waktunya mepet. Tapi, dengan rasa kebersamaan yang kita miliki maka hal tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat ini,” tegasnya.
Sementara, Plt Ketua DPC Nasdem Kota Bogor, Ian Munajas menuturkan, pertemuan 7 parpol ini sangat berpeluang untuk terbangun koalisi. Kedepan masih ada pertemuan lanjutan walaupun waktu sudah sangat mepet. Apabila 7 parpol berkoalisi, maka akan terkumpul 22 kursi, dan itu akan sangat kuat dalam bertarung di Pilwalkot.
“Kalau sampai terbangun koalisi dari 7 parpol yang melakukan pertemuan semalam, itu sangat luar biasa. Ada sebanyak 22 kursi DPRD dari 7 parpol itu. Jadi terbangunnya koalisi besar untuk Pilwalkot Bogor sangat besar,” ucapnya.
Nasdem juga mengapresiasi pertemuan 7 parpol yang diinisiasi oleh Zaenul Mutaqin. “Jelas inisiasi yang dimotori kang ZM dari PPP disambut respon positifnya oleh para pimpinan politik yang hadir semalam. Semoga tercapai kesepakatan dan bisa terwujud koalisi besar,” harapnya.
Pertemuan 7 parpol merupakan titik awal kesepakatan untuk membangun koalisi. Kemungkinan akan ada pertemuan lanjutan yang lebih intens dan khusus dalam menyamakan persepsi atas gagasan formula kesepahaman bersama. “Memang sebagian besar masing masing partai masih menunggu instruksi dari tingkat lebih tinggi diatasnya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu pun, Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, jika PKS siap melakukan koalisi ini dan melakukan pertemuan selanjutnya untuk lebih jauh membahas hal teknis.
Sedangkan, Plt Ketua DPC Demokrat Kota Bogor, Usmar Hariman menjelaskan, bahwa upaya untuk mengamankan amanat Ketua Umum Demokrat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Pilwalkot 2018 Bisa jilid 2, sudah maksimal dilakukan dengan diutusnya Waketum DPP PD Syarifudin Hasan bertemu dengan Bima Arya. “Hasilnya mengecewakan. Pada saat yang sama waketum secara lisan mempersilahkan kita jalin koalisi dan komunikasi intensi diantara partai yang seirama, dan sampai saat ini sudah dilaporkan untuk Kota Bogor telah MoU dengan tiga seperti PKS dan Gerindra. Ditambah lagi, pertemuan sejumlah partai malam ini, tentu bakal kita laporkan juga setiap perkembangannya,” pungkas Usmar. (Nai)