LAHAN TERMINAL PARUNG DIPENUHI ILALANG DAN TUMPUKAN SAMPAH

PARUNG – Rencana pembangunan terminal Parung dipastikan kembali molor. Pasalnya, proses pembebasan lahan jalur masuk (jalur lingkar) ke arah lokasi terminal hingga hari ini belum ada kepastian. Akibatnya, lahan utama lokasi terminal menjadi terlantar dan dipenuhi ilalang serta tumpukan sampah.

“Seharusnya Pemkab Bogor lebih progresif untuk melakukan pelaksanaan proyek pembangunan terminal Parung. Karena keberadaan terminal sangat dibutuhkan masyarakat guna mengatasi kemacetan,” Ujar Beni Simar (56) seorang tokoh masyarakat Kecamatan Parung kepada wartawan, Minggu ((28/1/2017).

Kepala Desa Parung Nurwidia yang akrab disapa Boy mengatakan, saat ini banyak warga menanyakan kelanjutan dari rencana pembangunan proyek terminal Parung. “Terutama para pemilik lahan yang tanahnya akan terkena jalur lingkar keluar masuk kendaraan,”Ungkap Kades.

Dia menambahkan, masih ada beberapa pemilik lahan yang hingga saat ini belum ada kesepakatan harga pembebasan lahan dengan Pemkab Bogor melalui Dinas PUPR. “jadi saya luruskan, bukan warga tidak mendukung atau tidak setuju ada terminal Parung. Justeru warga banyak yang menanyakan kapan akan dibangun?,” jelasnya.

Boy mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya hanya membantu Pemkab Bogor untuk mereakisasikan pembebasan lahan jalur lingkar terminal. “Kami sudah sosialisasi dan bantu pengukuran. Tapi semuanya kan ditangani Dinas PUPR (Pemkab Bogor-red). Namun hingga hari ini belum ada kelanjutannya. Bahkan tim appraisal juga belum turun hingga saat ini.” Pungkas Kades Parung. (MUL)

Comments