SATGAS PELAJAR BISA BANTU ANAK PUTUS SEKOLAH

PARUNGPANJANG – Satuan Tugas (Satgas) Pelajar, bentukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, bukan hanya melulu mengurusi dan menghalau oknum pelajar yang tawuran. “Tetapi juga harus bisa berperan mendorong anak yang putus sekolah untuk dapat melanjutkan sekolahnya,” kata Amsohi, Kepala Bidang (Kabid) Dasmen Disdik Kab. Bogor usai melantik pengurus satgas pelajar Kecamatan Parungpanjang, Rabu (25/01/2018).
Amsohi menuturkan, dengan terbentuknya satgas pelajar di Kecamatan Parungpanjang, yang sudah di inventarisir oleh Camat Edi Mulyadi selaku pimpinan wilayah, maka secara struktural sudah memenuhi syarat dalam kepengurusan satgas di tingkat Kecamatan. Bahkan nantinya anggota satgas juga akan ada dari berbagai unsur, seperti dari aparatur kecamatan, koramil, polsek hingga kepala desa, akan masuk didalam jajaran kepengurusan satgas di tingkat kecamatan.
“Karena kita semua punya tanggung jawab yang sama, bahwa anak – anak harus terpenuhi hak dasarnya sebagai anak sekolah, pada usia sekolahnya. Jadi kontribusi satgas ini bukan hanya melulu soal menangani masalah tawuran. Tapi menggerakan masyarakat kita yang masih tergolong diusia anak – anak namun putus sekolah, digiring untuk masuk sekolah melalui jalur non formal,” papar Amsohi.
Dia menegaskan, bahwa kinerja satgas pelajar harus ditingkatkan. Agar mampu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjamin agar anak – anak masuk sekolah, ada di sekolah atau wajib sekolah. Lebih lanjut Amsohi berharap, adanya satgas pelajar akan mampu meminimalisir perilaku yang menyimpang atau perilaku yang tidak diinginkan. “Setidaknyakita turut membantu agar anak-anak kita betul – betul menjadi anak pelajar yang terbaik.” pungkasnya. (MUL)