Galian Ilegal Tetap Beroprasi, Siapa Dibalik Tanah Merah Blok Geramang Tajurhalang?

TAJURHALANG – Keberadaan sebuah galian tanah merah di Kampung Blok Geramang Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, yang diduga kuat ilegal alias tidak punya izin resmi, terus menjadi pertanyaan beberapa pihak. Pasalnya, armada truk pengangkut galian tanah tersebut melintasi jalur proyek jalan Bomang yang molor pembangunannya serta jalan provinsi Kemang Parung.

“Anehnya lagi aktifitas galian tersebut, seolah tidak tersentuh aparat pemerintahan Kabupaten Bogor, (Pemkab Bogor). Padahal banyak dampak buruk. “Seperti jalan kotor, licin dan berdebu akibat ceceran tanah.” Ujar AM (43) seorang warga sekitar yang meminta namanya dirahasiakan guna menghindari intimidasi oknum suruhan pihak galian.

Ironisnya, meski jalan raya jadi kotor, berdebu dan licin. Akibatnya polusi udara dan rawan kecelakaan lalu lintas. Padahal galian tanah merah tersebut masih tetap beroperasi meski sebelum kemarin sempat di demo warga Desa Jampang yang ter dampak negatif galian.

“Kami tidak anti investasi atau melarang usaha orang. Tapi harus tertib dong.” Ujar seorang pengurus Karang Taruna Desa Jampang saat musyawarah dengan pengelola galian tanah merah serta aparatur Pemdes Jampang Kemang di kantor desa tersebut.

Selain itu, dari penelusuran salah satu wartawan, didapatkan informasi jika pihak galian mengaku telah memiliki ijin melintasi jalan kabupaten dan provinsi. Hal ini tentu sangat ironis, jika dikaitkan dengan dugaan tidak adanya ijin operasional galian tanah merah tersebut.

“Jika benar galian itu ilegal, harus dicari dan diusut siapa oknum yang kasih ijin lintasannya. Siapa dibalik galian tanah merah blok Geramang Tajurhalang.
Jangan ada oknum dibalik investasi bodong. Kami minta Pemkab harus tegas.” Ujar Ruhiyat Sujana Direktur Pusat Kajian Tata Kelola Pemerintahan dan Korupsi (PUSAKA TAPAK) Kabupaten Bogor.

Hingga berita ini diturunkan belum berhasil menfkonfirmasi Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Satpol PP maupun pihak pengelola galian. (MUL)

Comments