Ini Pesan Para Kyai Kepada Paslon Ru’yat dan Zaenul 

Harus Dekat Dengan Ulama dan Kyai Serta Perhatikan Ponpes dan Santri

bogorOnline.com

Kegiatan blusukan sapa warga dilakukan calon Wakil Wali Kota Bogor nomor satu, Zaenul Mutaqin (ZM) dengan mendatangi wilayah Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (1/3/18).

Perjalanan blusukan diawali dengan menyapa warga di Kampung Panca Galih 03, Kampung Bambu Kuning RW 02, Kampung Pegentongan RW 06, dilanjutkan menemui warga di Gang Rante RW 10, ZM bersama rombongan kemudian menyisir perkampungan di RW 07, Gang Bengkong RW 10, Kampung Baru RW 13, Kampung Tarikolot RW 14.

Ketika ZM menemui pendiri Pondok Pesantrem Al-Ul di Kampung Pagentongan, KH Tubagus Bahrum Zaman, dan pimpinan Ponpes Al-Um KH Muhtadin, banyak sekali saran masukan yang disampaikan kepada ZM.

KH Tubagus Bahrum Zaman mengatakan, perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren memang masih minim dan kurang. Walikota Bogor mendatang harus memprogramkan perhatiannya untuk pondok pesantren. Keberadaan para ulama atau kyai juga harus mendapat perhatian, apalagi akhir akhir ini banyak isu menyangkut para kyai.

“Kami berharap pemimpin Kota Bogor kedepan sangat peduli terhadap keberadaan pondok pesantren, para santri dan paling penting adalah harus dekat dengan para ulama dan kyai. Semuanya harus diperhatikan,” harap KH Tubagus Bahrum Zaman.

Kyai karismatik ini mengungkapkan, figur Zaenul Mutaqin yang saat ini maju sebagai kandidat calon Wakil Wali Kota Bogor itu adalah keturunan sangat bagus, karena orangtuanya adalah Kyai terkemuka di Bogor, yaitu KH. Yasin, jadi masyarakat jangan salah memilih pemimpin untuk Kota Bogor. Zaenul itu tokoh muda yang berasal dari keturunan Kyai, bahkan Zaenul itu santri pondok pesantren juga.

“Saya mendo’a kan, semoga langkah dan perjuangannya mendapat ridho dan diqobulkan oleh Allah SWT. Saya titip pesan, apabila nanti terpilih menjadi pemimpin Kota Bogor, untuk selalu memperhatikan ulama, kyai, para ustad, dan membantu pondok pesantren serta santri santri,” ucapnya.

Sementara, pimpinan Ponpes Al-Um, KH Muhtadin berharap agar pasangan Achmad Ru’yat dan Zaenul Mutaqin apabila nanti terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota, untuk memprogramkan bantuan Bos santri pondok pesantren. Keberadaan ponpes dan santri santri ponpes memang harus diperhatikan oleh pemerintah.

“Kami berharap kedepannya ada perhatian pemerintah dengan memprogramkan bantuan Bos santri pondok pesantren. Karena biaya santri santri di ponpes itu sangat besar, jadi butuh perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ucapnya.

Mendengar hal itu, ZM mengatakan, sudah memiliki program, yaitu program Revitalisasi Kobong Pondok Pesantren di Kota Bogor. Program itu sudah lama disiapkan dan akan direalisasikan nanti oleh pasangan nomor satu Achmad Ru’yat dan Zaenul (RZ). Selain itu, Zaenul juga akan mengupayakan agar pemerintah menurunkan bantuan dana Bos santri pondok pesantren.

“Revitalisasi kobong pondok pesantren dan dana Bos santri pondok pesantren akan menjadi konsentrasi program saya nanti. Kita akan fokus memperhatikan ponpes ponpes, baik sarana prasarana nya, maupun keberadaan santri nya,” ungkap ZM. (Nai/ist)