Polisi Bekuk Pelaku Tindak Kejahatan Tukar ATM di Kota Bogor

bogorOnline.com

Kejahatan dengan menguras saldo Anjungan Tunai Mandiri (ATM), semakin banyak modus dan tindakan kejahatannya. Baru baru ini, Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap pelaku penipuan kejahatan menggunakam ATM dengan modus meminta bantuan transfer menggunakan ATM korban, namun akhirnya pelaku malah menguras seluruh saldo dalam ATM milik korban.

Peristiwa penipuan itu berhasil diungkap Polresta Bogor Kota di salah satu ATM yang berada di RSUD Kota Bogor, Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, dalam melakukan aksi nya, pelaku menggunakan modus baru dengan menukar kartu ATM milik pelaku yang sudah kadaluarsa atau aspal, dengan kartu ATM milik korban.

“Pelaku beroperasi di dekat ATM ATM, lalu mengincar korban dan mulai menjalankan aksi nya. Pelaku ini berpura pura meminta bantuan kepada korban untuk di transferkan uang, dengan alasan pelaku tidak memiliki ATM dan membawa uang cas. Padahal pelaku hanya ingin mengetahui nomor pin ATM korban dan akan berusaha mengambil ATM milik korban. Selanjutnya kartu ATM korban itu ditukar dengan kartu  ATM milik pelaku yang diketahui sudah kadaluarsa atau aspal,” kata Ulung.

Lanjut Kapolresta, setelah pelaku mendapatkan kartu ATM milik korban dan mengetahui nomor pin korban, kemudian pelaku akan menguras isi saldo milik korban.

“Untuk pelaku yang ditangkap di RSUD ini, belum sampai mengambil atau menguras uang korban, karena saat kejadian korban sadar akan tertipu sehingga berteriak, dan petugas berhasil menangkap para pelaku. Biasanya pelaku mengincar korban yang memiliki uang diatas Rp50 juta dalam saldo ATM nya,” jelas Ulung.

Dalam kejadian itu, petugas berhasil menangkap dua orang pelaku. Saat ini sedang dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih mendalam. Berdasarkan keterangan, para pelaku mendapatkan kartu ATM palsu atau kadaluarsa, dengan membelinya di Jakarta.

“Dua orang pelaku diantaranya berinisial NS dan D. Satu orang warga Cisarua Puncak dan satu orang warga Depok. Kita juga telah mengamankan barang bukti diantaranya, 22 keping kartu ATM berbagai merek bank dari kedua orang pelaku tersebut. Kasusnya masih ditangani dan sedang dikembangkan,” tandasnya.

Dengan adanya kejadian pengungkapan kasus itu, Kapolresta Bogor Kota menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati ketika berada di gerai ATM atau akan mengambil uang di ATM.

“Saya juga menghimbau agar masyarakat lebih hati hati lagi ketika menggunakan ATM, kalau ada orang tidak dikenal, lebih baik dijauhi dan dihindari, agar tidak menjadi korban kejahatan,” pungkasnya. (Nai)

Comments