103 Praja Ipdn Terjun Langsung Ke Masyarakat Di Rumpin

RUMPIN – Ratusan praja utama angkatan XXV Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) terjun langsung ke masyarakat di lima Desa se Kecamatan Rumpin, dalamrangka bhakti karya praja (BPK). Dalam kegiatan tersebut, selain menjalankan program yang sudah ada, praja akan memberikan ilmu pengetahuan di tengah – tengah masyarakat dan membantu pemerintahan Desa secara andiministrasi.

 “Selama 30 hari, sebanyak 103 praja terbagi dalam lima kelompok di lima Desa tersebut akan mengabdikan dirinya dan merealisasikan ilmu yang sudah di terima didalam pendidikan di kampus dan di praktekan di lapangan. Ada beberapa bidang seperti, pemerintahan, pembanguban dan kemasyarakatan, kata U.Rian Aditia, kepala Satuan Latihan Kecamatan (Kasatlatcam), kepada bogoronline.com, Rabu 10/04/2018.

Rian sapaan mengatakan, praja yang ada di pemerintahan itu membantu kerapihan tentang administrasi di pemerintah Desa, kalau pembangunan itu dia melihat apah saja yang bisa di bangun untuk di Desanya, untuk pembangunan yang bisa kita kontribusikan dan kemasyarakat itu, sosialisasikan ke sekolahan – sekolahan tingkat SLTP dan SLTA untuk memotipasi pelajar dan warga di seluruh Kecamatan Rumpin, imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Rumpin Zulkifli mengatakan, terkait pelaksanaan BKP ini juga dilaksana di 10 Kecamatan seluruh Kabupaten Bogor, salah satunya yaitu di Kecamatan Rumpin. “Kami sudah memaksimalkan penerimaan baik, secara penyelenggaraan dan sampai akhirnanti.

“Disamping kegiatan BKP ini salah satu syarat normatif untuk kelulusan mereka, ini juga suatu program studi mereka adalah salah satu kewajiban untuk rangkaian mereka untuk dilantik presiden RI yakni Joko Widodo (Jokowi) nanti, “kata Zulkifli.

Menurutnya, ini juga sebagai salah satu sarana mereka lebih mengenal kehidupan masyarakat secara langsung. Disinah mereka bisa banyak blajar dan bisa lebih besar ilmu yang mereka dapatkan dan ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam BKP dengan tidak mengabaikan aturan Negera atau adat istiadat setempat, “jelasnya.

Lebih lanjut Zulkifli menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, praja yang merupakan suatu kader insitut pemerintah dalam negeri (IPDN), disamping ada kepentingan secara kedinasan, ada pola pembinaan secara pribadi masing – masing tapi, ada satu hal yang bisa mereka praktekan ilmu yang mereka dapatkan baik di pemerintahan Desa maupun di tengah masyarakat nanti, harapnya. (MUL)

Comments