Ini 9 Program Unggulan dan 9 Alasan Memilih Rindu

Bogor-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 nomor urut satu, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), telah menetapkan sembilan program unggulan dan alasan memilih Rindu.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, sembilan program yang dimaksud yaitu yang pertama adalah akses pendidikan untuk semua.

“Dari deksripsinya, adalah Smart Class untuk satu universitas di setiap Kabupaten atau Kota di Jawa Barat,” kata Uu, Rabu (25/04/2018).

Kemudian, lanjut Uu, adalah Desentralisasi Layanan Kesehatan. Program ini merupakan salah satu program yang pernah dilakukan Ridwan Kamil di Bandung, yaitu Layad Rawat. Serta janji membangun dan merevitalisasi rumah sakit dan mendirikan posyandu multifungsi.

“Kemudian yang ketiga adalah pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, yaitu memberikan kredit tanpa bunga melalui masjid. Juga mendirikan pusat inovasi, creative hub/start up hub, dan resi gudang pertanian di setiap kabupaten,” imbuhnya.

Yang keempat, yaitu Pengembangan Pestinasi dan Infrastruktur Pariwisata. Pasangan Rindu ini, ingin adanya satu kabupaten/kota mempunyai satu wisata unggul. Selain itu juga adanya perbaikan dan pembangunan infrastruktur pariwisata dan SDM dalam pengeolaannya.

“Program unggulan yang kelima adalah Pesantren Juara. Untuk masalah pesantren, pasangan Rindu ingin memodernisasi pesantren, mulai dari tata kelola dan pembuatan satu pesantren satu produk. Juga adanya tunjangan untuk santri dan ulama,” ungkapnya.

Kemudian, Infrastruktur juga masuk dalam sembilan program unggulan nya, dengan Infrastruktur Konektivitas Wilayah, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul mempunyai rencana untik konektifitas wilayah, selain pembangunan infrastruktur seperti jalan. “Kami juga ingin ada transportasi masal yang berbasis kereta,” jelasnya.

Sedangkan program Gerakan Bangun Desa (Gerbang Desa) merupakan program yang sejak awal digaungkan oleh mantan Bupati Tasikmalaya dua periode ini, telah diimplementasikan di Kabupaten Tasikmalaya.

Program ini akan membangun satu desa mempunyai satu perusahaan. Selain itu juga termasuk internet masuk desa, tunjangan desa, dan irigasi pertanian desa.

Program yang ke delapan yaitu Subsidi Gratis Golekmah atau golongan ekonomi lemah. Golongan Ekonomi Lemah untuk rumah, transportasi, layanan kesehatan, pendidikan dan sembako akan murah.

“Dan terakhir adalah program Inovasi dan Penataan Pelayanan Publik. Program ini mulai dari smart province yang berasal dari konsep smart city, juga pemekaran daerah di tingkat dua atau setara dengan desa atau kelurahan,” katanya.

Mengapa memilih pasangan Rindu, Uu menjelaskan bahwa pasangan nomor satu merupakan pasangan termuda jika dibandingkan dengan kandidat lainnya, Uu Ruzhanul berusia 48 tahun sedangkan Kang Emil 46 tahun.

Keduanya juga merupakan keturunan seorang ulama besar, Kang Emil adalah cucu dari KH Muhyuddin atau lebih dikenal dengan Mama Pagelaran, sementara Uu merupakan cucu dari KH Choir Affandi yang merupakan Uwa Ajengan Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya.

“Kami juga sama-sama berpengalaman sebagai kepala daerah yang berhasil menata kota dan memajukan desa,” ujarnya.

Saat menjabat sebagai kepala daerah, keduanya juga sarat prestasi. Dengan lebih dari 347 penghargaan nasional maupun internasional telah diraihnya. Kang Emil juga merupakan Walikota terbaik Kemendagri 2017.

Pasangan Rindu ini juga dikenal sebagai sosok yang sederhana. Uu kerap berpenampilan apa adanya, low profile, dan merakyat.

Tegas, juga menjadi ikon kedua tokoh di Jawa Barat ini. Ridwan Kamil sendiri saat menjabat sebagai Walikota Bandung, pernah memecat pejabat PNS yang melanggar hukum dan pernah menutup tempat prostitusi Gay di Bandung.

“InsyaAllah kami juga jujur dan bersih, berintegrasi tinggi dan transparan. Penghargaan dari KPK dalam sistem pencegahan korupsi pernah kami raih,” jelasnya.

Cerdas dan Inovatif telah melekat dalam pasangan Rindu. “Dan yang pasti, kami adalah Pituin atau asli putra Jawa Barat,” tukasnya. (adi)