Kolam Renang Permata Parungpanjang Makan Korban Jiwa

PARUNGPANJANG – Seorang bocah lelaki bernama Abi (9) tewas setelah rekreasi di area kolam renang Permata, Kecamatan Parungpanjang. Anak pertama dari pasangan Hawi dan Lia warga Kampung Parung Karang Tajur RT 10/03 Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, menghembuskan nafas terakhirnya karena mengalami luka serius dibagian tubuhnya.

Infornasi yang dihimpun bogoronline.com, korban diduga tewas akibat terbentur tembok lalu tenggelam di kolam renang tersebut. Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat guna mendapat pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

Pihak kepolisian polsek Parungpanjang menyatakan korban meninggal dunia di RS bukan di kolam renang. Kapolsek Parungpanjang, Kompol Nurrohim mengatakan, korban awalnya loncat atau salto bersama teman-temannya. Namun, saat jatuh ke bawah korban tidak langsung jatuh ke air melainkan membentur benda keras di sekitar kolan yang membuat korban terluka dan tidak sadarkan diri. “Petugas sudah mendatangi lokasi untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” katanya.

Kepala Puskesmas Parungpanjang, dr Susi mengatakan, korban tiba di Puskesmas sekitar pukul 14.00 WIB, datang di bawa keluarga dengan kondisi sudah tidak bernyawa. “Korban tidak ada luka terbuka tapi kita coba RJP 1/2 jam tidak ada reaksi,” katanya.

Susi juga mengatakan, pengakuan keluarga korban, sebelumnya pasien sudah di bawa ke Bidan Ubun tapi menurut keluarga di sana tidak ada alat dan langsung disarankan ke pukesmas.

Sementara Sekcam Parungpanjang Icang Aliyudin mengatakan turut berduka cita atas korban tersebut.

Ia menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi di tempat rekreasi yang seharusnya memenuhi standar keamanan. “Saya tidak mengerti kepada pemilik kolam renang Permata, tidak memberikan pelayan atau standar keselamatan bagi para pengunjung untuk renang,” katanya.

Dia juga akan segera kelapangan untuk mengkaji ulang standar kelayakan kolam renang yang dikomersilkan itu. “Nanti bersama petugas Satpol PP akan meninjau lokasi kejadian,” pungkasnya. (MUL)