Lewat Bukber dan Tarling, Ade Yasin Serap Curhat Warga

 

CIBINONG – bogorOnline.com

Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST) memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan 1439 H dengan mengadakan kunjungan hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan di hari 12 puasa Ramadhan antara lain buka bersama (bukber) masyarakat dan para ulama serta Tarawih Keliling (Tarling) sambil menyerap aspirasi umat.

Kegiatan bukber dan tarling ini dimulai dari pelosok wilayah Parungpanjang, berlanjut ke Pamijahan, Tanjungsari, Cibinong, Cisarua, Rumpin dan Jasinga. Kemudian pada Senin malam (28/5/18), rombongan Cabup Hj.Ade Yasin menyambangi wilayah Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang untuk menghadiri acara bukber dan tarling yang diadakan tokoh masyarakat dan para ulama di wilayah yang berbatasan dengan Kota Depok tersebut.

Menariknya, dalam setiap kunjungan ke acara bukber dan tarling, masyarakat setempat sangat antusias menyambut kedatangan Ketua DPW PPP Jabar ini. Kebanyakan warga yang didominasi kaum perempuan jamaah majelis ta’lim dan pengajian. Acara bukber pun kerap diisi tawa canda dan curhat warga kepada Hj.Ade Yasin.

Dalam suasana akrab, mayoritas warga pun menyampaikan aspirasinya akan mendukung pasangan HADIST sambil melontarkan harapannya jika kelak HADIST terpilih berkomitmen untuk membangun infrastruktur dan lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakat seperti masalah kesejahteraan ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Dalam orasinya di acara bukber dab tarling, Hj.Ade Yasin pun selalu menekankan bahwa dirinya akan terus melakukan blusukan ke pelosok desa di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor. Hal ini dikarenakan dirinya bersama Iwan Setiawan menilai bahwa pembangunan haruslah diawali dari desa.

“Kita akan terus melakukan blusukan ke setiap desa. Karena, banyak informasi yang didapat secara langsung dari warga. Dan HADIST akan membangun diawali dari desa,” kata Ade.

Politisi PPP ini mengatakan, bahwa program prioritas yang digalang pihaknya semua berpihak kepada masyarakat alias pro rakyat Kabupaten Bogor.

“Ini program bukan janji. Dalam program tersebut, kami selalu melihat dan ingin mencarikan solusi atas persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

“Bogor membangun itu untuk 417 desa dan kelurahan. Pembangunan dimulai dari desa yang meski ada anggaran desa tapi terkadang pengucuran anggaran tersebut lamban, sehingga jalan-jalan desa banyak yang terabaikan ketika rusak. Maka dari itu, kami ingin ada anggaran dari pemerintah daerah untuk ke semua desa maupun kelurahan,” tambahnya.

Ade Yasin juga menegaskan, bahwa kelayakan hunian untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor juga menjadi sorotan HADIST.

“Kami miris ketika melihat rumah yang bocor dan masih berdinding bilik bambu. Kondisi rumah yang tidak layak menjadi celah untuk sumber penyakit, oleh karena itu hunian layak bagi masyarakat juga akan kami realisasikan,” katanya.

Pun di bidang kesehatan, HADIST juga ingin mewujudkan Kabupaten Bogor sehat untuk seluruh umat.

“Selama ini ada BPJS tapi susah untuk mengurusnya. Maka dari itu, kami akan membuat kartu Bogor Sehat untuk masyarakat bisa gunakan di rumah sakit dan puskesmas milik daerah. Kami akan buat kebijakan itu untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” terangnya.

Dikatakannya lagi, program yang dicanangkan HADIST terus berkesinambungan hingga mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya.

“Seperti di bidang pendidikan, karena biaya SPP sekolah telah digratiskan, kami siapkan kartu Bodas (Bogor Cerdas-red) guna pendistribusian bantuan dari pemerintah daerah untuk pembelian buku LKS dan seragam sekolah,” ujarnya.

Ade Yasin menjelaskan lagi, disamping akan memenuhi kebutuhan peserta didik, pihaknya juga ingin meningkatkan katakwaan para penerus bangsa.

“Intelektualitas pengetahuan umum wajib diimbangi dengan pendidikan agama dan kecintaan terhadap budaya bangsa yang kuat, karena orang cerdas yang berakhlak akan melahirkan bangsa yang hebat dan beradab,” jelasnya.

Bukan hanya pendidikan, lanjut adik perempuan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin ini mengungkapkan, antisipasi penyusutan lahan pertanian akan diupayakan pihaknya.

“Kartu tani, akan kami berikan. Karena banyak wilayah pertanian di Kabupaten Bogor, kami akan memfasilitasi pemodalan dan bibit petani, agar kesejahteraan petani pun meningkat,” ujarnya.

Tak hanya itu, paslon Ade Yasin-Iwan Setiawan juga ingin membuat ruang terbuka publik di setiap kecamatan.

“Kami akan bangun taman di setiap kecamatan agar masyarakat satu sama lain dapat berinteraksi. Di taman itu juga nantinya akan difasilitasi dengan wifi,” pungkasnya. (Ist)

Comments