WARGA DESA BOJONG HEBOH PENEMUAN BAYI DI KEBUN

KEMANG – Suasana wilayah Desa Bojong Kecamatan Kemang yang biasanya tenang mendadak agak heboh. Hal ini dikarenakan adanya kabar penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya.
Peristiwa penemuan bayi yang masih merah dan tanpa sehelai kain penutup ini terjadi Kamis, 5 Juli 2018 sekira jam 08.00 EIB di Kampung Sawah RT 03 RW 06 Desa Bojong Kecamatan Kemang.

“Ya betul telah ditemukan seorang bayi laki-laki dalam keadaan hidup di kebun yang diurus oleh Pak Isak mantan ketua RT 03 RW 06 Desa Bojong,” kata Kompol Ade Yusuf kapolsek Kemang saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/7/2018).

Kapolsek mengungkapkan, dari keterangan yang didapatkan pihak kepolisian, kronologis penemuan bayi berawal sekira jam 07.00 WIB, saat anak Pak Isak bernama Dedi, disuruh mengusir ayam yang biasa berkeliaran di kebun, karena akan dilakukan penebaran pupuk.

“Saat mengusir ayam itulah, Saksi Dedi mendengar suara tangis bayi dan ditelusurinya. Ternyata asal suara tangis bayi ditemukan tergeletak ditanah dalam kondisi terlungkup tanpa selembar helai kain penutup danasih menempel ari – ari bayi,” paparnya.

Selanjutnya, sambung Kompol Ade Yusuf, saksi Dedi melaporkan penemuan teraebut ke orang tuanya. “Mendengar hal itu, Pak Isak beserta istrinya dengan membawa kain kemudian mengambil bayi tersebut dan membawa kerumahnya dan dibersihkan oleh dilukun beranak desa (Mak Raji-red),” papar Kapolsek.

Berita penemuan bayi ini, lanjut Kapolsek, ternyata langsung tersebar luas di warga desa Bojong. Guna menjaga kondusifitas wilayah, akhirnya Kepala Desa (Kades) dan Bhabinkamtibmas Desa Bojong langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kemang untuk pemeriksaan kesehatan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan berdasarkan keterangan para saksi, masih kata Kapolsek, diduga bayi teesebut baru dilahirkan.

“Karena saat ditemukan dalam keadaan terlungkup beserta ari-ariya masih menempel tanpa sehelai kain. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Puskesmas Kemang lalu bayi eraebut dibawa ke Dinas Sosial Kabuoaten Bogor.” Pungkas Kompol Ade Yusuf. (MUL)

Comments