Ini Tujuan Pungutan di SDN Polisi 1 Bogor, Sebenarnya

BogorOnline.com, BOGOR – Menyikapi informasi kaitan dugaan Pungutan Liar (Pungli)  yang terjadi di SDN Polisi 1 Bogor, ditanggapi tegas oleh komite sekolah tersebut.

Melalui wakil ketua komite SDN Polisi 1, Nurcahyo membantah keras, jika informasi yang beredar kaitan pungutan tersebut merupakan info yang bohong alias hoax.

“Kami pihak komite sama sekali tidak merasa melakukan pungli ke setiap siswa setiap harinya, apalagi dengan modus untuk pembangunan gedung Ruang Kelas Baru (RKB), itu sangat tidak benar,” kata Waketum Komite, Nurcahyo kepada BogorOnline.com melalui sambungan selularnya miliknya, Minggu (26/8/2018).

Menurutnya, pungutan yang dimaksud hanya sebatas sumbangan sukarela untuk korban Gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

“Gak ada pungutan liar yang kami lakukan, ada juga hanya sebatas sumbangan bencana alam yakni gempa bumi di NTB sana, dan itu pun kami memintanya ke setiap kelas dengan cara sukarela,” jelas dia.

Pria yang akrab disapa Nur ini juga menegaskan, jika dugaan pungli yang diminta ke setiap siswa untuk pembangunan gedung RKB tersebut dinyatakan sangat tidak benar.

“Sekali lagi saya tegaskan, bila pungutan untuk RKB tersebut sangat tidak benar. Yang ada hanya sumbangan sukarela untuk gempa bumi di NTB,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menekankan, kalaupun ada bangunan gedung sekolah yang dibangun tidak menggunakan dana dari pemerintah daerah Kota Bogor.

“Memang ada bangunan gedung sekolah yang dibangun tanpa dana APBD Pemkot Bogor, tapi itu merupakan Hibah dari bank Mandiri bukan dari hasil pungutan dari setiap siswa saat era kepsek bapak Endang yang sekarang di bertugas di Dinas Pendidikan. Adapun, iuran mulai dari Rp2000 hingga Rp3000 ribu rupiah ke setiap siswa itu bkn untuk sumbangan sukarela bangun gedung. Tapi dalam rangka pelajaran agama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahmi meminta, bila kaitan informasi tersebut dapat langsung diklarifikasi kepada pihak bersangkutan. Pasalnya, pihak Disdik telah datang beberapa waktu lalu kaitan perihal ini.

“Wa alaikum sallam, silahkan untuk klarifikasi langsung dengan beliau. Karena dalam persoalan ini, Disdik sebelumnya sudah datang beberapa waktu yang lalu dan Alhamdulillah sudah sesuai prosedur. Dan dalam permasalahan ini pun, saya sudah siapkan ke Kepala Bidang untuk disampaikan dan di tindak lanjuti,” singkatnya. (Srl)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *